Dalam cerita rakyat setempat, pohon yang berjalan dianggap memiliki “roh penjaga hutan” yang berpindah mengikuti arah matahari.
Kisah ini menambah daya tarik mistis hutan Amazon yang sejak lama dikenal sebagai rumah bagi banyak misteri alam.
Namun, sejumlah ilmuwan berpendapat bahwa meskipun akar baru tumbuh dan akar lama mati, pergerakan nyata dari batang pohon itu sendiri sangat kecil dan mungkin tidak cukup signifikan untuk disebut “berjalan”. Meski begitu, kemampuan adaptifnya tetap dianggap sebagai keajaiban evolusi.
BACA JUGA:Masjidil Haram: Keajaiban Suci yang Tak Pernah Sepi
Fenomena pohon berjalan memberi pelajaran penting tentang adaptasi dan ketahanan alam. Di lingkungan yang keras dan penuh tantangan, kehidupan selalu menemukan cara untuk bertahan.
Socratea exorrhiza menjadi simbol dari fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan sebuah filosofi yang juga bisa kita terapkan dalam kehidupan manusia.