Pemkot Bandar Lampung Tambah Armada Truk Sampah, Target Bersihkan Jalan Protokol Lebih Cepat

Rabu 23-07-2025,15:17 WIB
Reporter : Arif Setiawan
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID  – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperkuat armada pengangkutan sampah untuk mendukung kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Kali ini, tiga unit truk sampah baru resmi dioperasikan untuk mempercepat proses pengangkutan dan menjaga kebersihan lingkungan kota pada Rabu, 23 Juli 2025.

“Alhamdulillah, hari ini kita menambah tiga unit truk sampah baru untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah di Bandar Lampung agar bisa lebih cepat terangkut,” ujar Eva Dwiana.

Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva ini menjelaskan, penambahan armada truk sampah akan terus dilakukan, baik melalui perubahan anggaran maupun APBD murni, guna memenuhi kebutuhan penanganan sampah di wilayah Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA:Kapolresta Bandar Lampung Tinjau Gedung Satu Atap Demi Pelayanan Publik yang Humanis

Ia juga menekankan pentingnya peran Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bunda Eva meminta KUPT segera bertindak bila ditemukan tumpukan sampah di wilayah kerjanya, terutama di ruas jalan protokol.

“Harapan Bunda, sampah di Bandar Lampung bisa bersih tuntas, tidak ada lagi tumpukan sampah di pinggir jalan protokol. Ini tugas penting untuk seluruh KUPT,” tegasnya.

Bunda Eva bahkan menargetkan penanganan sampah dengan respons cepat maksimal satu jam apabila ada laporan warga atau pantauan langsung petugas di lapangan.

Tak hanya menambah armada konvensional, Pemkot Bandar Lampung juga berencana mengadopsi sistem pengangkutan sampah seperti yang diterapkan di DKI Jakarta dengan menggunakan armada khusus yang lebih modern dan efisien.

BACA JUGA:Antisipasi Banjir, Kecamatan Sukarame Bongkar Warung Liar di Atas Saluran Air

Namun demikian, Bunda Eva mengingatkan bahwa penambahan armada saja tidak cukup jika tidak diimbangi peningkatan pengawasan serta kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

“Efektivitas pengelolaan sampah akan sangat bergantung pada sinergi antara petugas, masyarakat, dan kebijakan berkelanjutan. Kalau tidak ada kesadaran bersama, berapapun jumlah truk tetap tidak akan cukup,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai solusi mengatasi tumpukan sampah di jalan protokol, Bunda Eva menyebut pihaknya sedang mengkaji penggunaan lahan milik Pemkot untuk dijadikan lokasi penampungan sementara agar sampah tidak menumpuk di tepi jalan.

“Kita sedang mencari lahan milik Pemkot untuk tempat penampungan sementara, supaya sampah tidak terlihat langsung oleh warga. Selain itu, KUPT juga kami minta untuk segera menarik sampah yang menumpuk di jalan protokol,” tandasnya.

Kategori :