7 Penyebab Lampu Motor Sering Mati dan Cara Efektif Mengatasinya

Sabtu 05-07-2025,12:22 WIB
Reporter : Mujitahidin
Editor : Budi Setiawan

3. Kerusakan pada Regulator (Kiprok)

Regulator atau kiprok bertugas menstabilkan tegangan dari dinamo ke sistem kelistrikan. Jika komponen ini rusak, maka lampu bisa mendapatkan tegangan terlalu tinggi atau terlalu rendah, yang bisa menyebabkan bohlam cepat putus.

✅ Solusi:

Periksa kondisi kiprok secara rutin. Jika motor sering mengalami gejala kelistrikan tidak stabil (lampu terlalu terang atau redup mendadak), segera konsultasikan ke bengkel resmi untuk penggantian komponen.

BACA JUGA:Morbidelli T1002VX: Motor Sport-Touring Bertenaga Besar dari Italia, Siap Taklukkan Jalan Raya

4. Terminal Berkarat atau Oksidasi

Karat pada terminal kabel bisa menghambat aliran arus listrik. Biasanya terjadi karena kelembapan, cipratan air hujan, atau motor sering diparkir di tempat terbuka tanpa pelindung.

✅ Solusi:

Bersihkan terminal dengan sikat kawat kecil atau amplas halus hingga bersih dari karat. Olesi dengan pelumas anti karat atau kontak cleaner agar terminal lebih tahan terhadap oksidasi.

BACA JUGA:Kawasaki Ninja 7 Hybrid: Era Baru Motor Sport Ramah Lingkungan

5. Bohlam Berkualitas Rendah

Tidak semua bohlam dibuat dengan kualitas yang sama. Bohlam murahan biasanya tidak tahan panas dan cepat rusak jika terkena lonjakan arus, meski hanya sedikit.

✅ Solusi:

Gunakan bohlam berstandar pabrikan atau produk aftermarket yang sudah terbukti memiliki durabilitas tinggi. Hindari produk palsu atau tanpa merek jelas.

BACA JUGA:BMW Vision Next 100 Motorrad: Masa Depan Berkendara yang Menyatukan Teknologi dan Imajinasi

6. Getaran Jalanan yang Berlebihan

Kategori :