3.Kinerja Harga di Pasar Sekunder.
Sebelum membeli, telusuri kinerja harga jam tangan tersebut di pasar sekunder seperti Chrono24, eBay, atau lelang besar seperti Sotheby’s dan Phillips.
Merek yang sering mengalami kenaikan nilai dari waktu ke waktu adalah indikasi bahwa model tersebut layak dipertimbangkan sebagai investasi.
4.Kondisi dan Kelengkapan.
Kondisi jam tangan sangat memengaruhi nilai jualnya.
Investasi terbaik adalah jam tangan dalam kondisi mint (seperti baru) dan memiliki kelengkapan orisinal seperti kotak, sertifikat, dan kwitansi pembelian.
BACA JUGA:Dinas Kesehatan dan Polisi Selidiki Kasus Keracunan Massal di Kotabumi Selatan
BACA JUGA:Cairkan Saldo dari Link DANA Kaget, Top Up Gratis hingga Rp 255 Ribu
Hal ini menambah kepercayaan dan nilai kolektibilitas.
5. Komponen dan Inovasi Teknologi.
Beberapa merek terkenal karena inovasi mekanik atau desain unik yang membedakan mereka dari kompetitor.
Mesin in-house, komplikasi langka (seperti tourbillon atau perpetual calendar), serta material eksklusif bisa membuat sebuah jam tangan lebih menarik sebagai investasi.
6.Popularitas dan Permintaan Global.
Merek yang populer di pasar global dan memiliki komunitas kolektor yang besar cenderung lebih stabil dan cepat naik nilainya.
BACA JUGA:7 Aplikasi Penghasil Uang Tercepat 2025, Cair ke DANA dan OVO!
BACA JUGA:Kode Redeem FF 23 Mei 2025, Klaim Item Gratis Sebelum Kehabisan!