“Walaupun kondisi cuaca saat ini sering hujan, kami berharap para petani tetap memperhatikan kualitas, terutama tingkat kekeringan biji kopi. Jika kadar air terlalu tinggi, kualitas menurun dan harga pun bisa anjlok,” tambahnya.
Selamat juga mengimbau para petani agar tidak terburu-buru menjual kopi dalam kondisi yang belum optimal.
Menurutnya, kopi dengan kualitas baik tetap memiliki peluang harga lebih tinggi, bahkan di tengah tren penurunan harga pasar.
Dengan kondisi yang masih dinamis, pelaku usaha dan petani kopi di Lampung Barat dihadapkan pada tantangan untuk terus menyeimbangkan antara volume produksi dan kualitas hasil panen, demi menjaga kestabilan harga di tingkat petani.