BACA JUGA:Spesifikasi dan Keunggulan Suzuki Ignis, City Car Lincah dan Stylish di Kelasnya
- Transmisi: 5-percepatan
- Sistem starter: Elektrik dan kick starter
- Kapasitas tangki: ±13 liter
- Berat kosong: Sekitar 138 kg
BACA JUGA:Honda CRF: Motor Trail Tangguh Andalan Pecinta Off-Road
Performa mesin Tiger dikenal sangat bisa diandalkan. Torsi bawah yang kuat membuatnya cocok untuk jalur menanjak, dan rasio gigi yang disusun untuk kecepatan menengah hingga tinggi menjadikannya pilihan tepat untuk touring antarkota.
Honda Tiger tidak hanya dikenal sebagai motor, tetapi juga bagian dari gaya hidup. Banyak komunitas Tiger tersebar di seluruh penjuru Indonesia, seperti HTCI (Honda Tiger Club Indonesia) yang aktif sejak akhir 90-an.
Komunitas-komunitas ini rutin mengadakan kegiatan touring lintas pulau, bakti sosial, dan gathering. Dari Sabang hingga Merauke, Honda Tiger menjadi simbol persaudaraan dan semangat kebersamaan antar bikers.
Pada tahun 2014, Honda secara resmi menghentikan produksi Tiger untuk berfokus pada model-model baru yang menggunakan teknologi injeksi dan berstandar emisi Euro 3.
BACA JUGA:Yamaha NMAX: Skutik Premium yang Jadi Favorit Kaum Urban
Meski begitu, pamor Tiger tidak pernah surut. Banyak unit bekas yang masih dicari karena kehandalannya, dan tidak sedikit pula yang menjadikan Tiger sebagai bahan restorasi atau proyek custom.
Bengkel dan komunitas pun masih ramai menyediakan suku cadang, baik orisinal maupun replika, menandakan bahwa Honda Tiger masih memiliki tempat istimewa di pasar motor bekas.
Honda Tiger bukan hanya kendaraan, tapi bagian dari sejarah otomotif Indonesia. Ia adalah simbol kebebasan, maskulinitas, dan perjalanan panjang yang tak terlupakan.
Meskipun sudah tidak diproduksi, semangat Honda Tiger tetap menyala melalui ribuan pengendaranya yang terus merawat dan menghidupkan kembali motor ini dari generasinya ke generasi.