Kilau Genetik Kucing Bengal: Gen ‘Glitter’ yang Memikat Dunia

Rabu 30-04-2025,17:18 WIB
Reporter : Adi Pabara
Editor : Budi Setiawan

Menurut Dr. Kelly McGowan, mutasi ringan pada gen ini justru menciptakan struktur rambut unik yang memantulkan cahaya. 

Yang mengejutkan, mutasi ini tidak berasal dari kucing liar, melainkan dari kucing domestik. 

Berdasarkan data dari Wisdom Panel, hanya sekitar 5.500 kucing di dunia yang membawa varian langka ini—namun sekitar 60% dari populasi kucing Bengal memilikinya.

Selain tampilan menawan, Bengal juga dikenal sangat aktif, ingin tahu, dan memiliki ketertarikan terhadap air. 

BACA JUGA:Liburan Keluarga Penuh Cerita, Simak Destinasi Wisata yang Menarik Dikunjungi

Banyak pemilik melaporkan bahwa kucing Bengal mereka gemar bermain di bak mandi atau bahkan ikut masuk ke shower.

Namun sifatnya yang aktif ini juga menimbulkan tantangan. Harga yang tinggi dan tingkah laku yang intens membuat Bengal sering menjadi sasaran praktik pembiakan yang tidak etis. 

Beberapa wilayah, seperti New York City, bahkan menerapkan regulasi ketat—hanya mengizinkan pemeliharaan Bengal generasi keenam dari nenek moyangnya yang liar.

Kucing Bengal menjadi simbol nyata bagaimana manusia mampu merekayasa kehidupan melalui genetika dan seleksi buatan. 

BACA JUGA:Apakah Oralit Bisa Mencegah Dehidrasi Saat Berpuasa? Ini Fakta Medisnya

Kilau di bulunya tidak hanya mencuri perhatian, tetapi juga membuka jendela pada keajaiban genetika mamalia.

Dengan setiap helai bulu berkilau, Bengal mengingatkan kita pada hubungan kompleks antara manusia, sains, dan alam. 

Mereka adalah perpaduan sempurna antara kecantikan, sains, dan kontroversi etis dalam satu tubuh mungil.

Kategori :