- Ingin menjaga rahasia perusahaan atau proyek kerja
- Khawatir isi chat digunakan untuk pelatihan AI tanpa izin
Dengan kata lain, ini bukan cuma soal privasi, tapi juga soal kendali. Kamu bisa atur siapa yang boleh mengakses dan bagaimana isi obrolanmu digunakan.
BACA JUGA:Cara Menambahkan Musik pada Status WhatsApp
Rencana Pengembangan Selanjutnya
Menariknya, fitur ini baru tahap awal. WhatsApp menyebut ini sebagai “versi pertama” dan akan terus mengembangkan lebih banyak proteksi di masa depan.
Artinya? Bisa jadi nanti kamu akan bisa mengatur durasi privasi, siapa saja yang bisa download file, atau bahkan sistem “notifikasi bocor” kalau ada yang coba-coba.
Jadi, jangan kaget kalau ke depan fitur ini makin pintar dan makin kuat menjaga privasimu.
BACA JUGA:Cuma Rp3.5 Juta Advan Kasih PC AIO Canggih, Hemat Tempat dan Listrik
Pengguna Banyak yang Merasa Lega
Sejak diumumkan, banyak pengguna menyambut fitur ini dengan antusias.
Banyak yang bilang fitur ini bikin mereka lebih nyaman ngobrol di grup besar.
Ada juga yang menyebut ini sebagai “penyelamat” untuk menjaga rahasia obrolan kerjaan dari bocor ke luar.
BACA JUGA:Lolos TKDN dan Bakal Rilis di Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi Motorola Edge 60 Fusion
Privasi Itu Hak, Bukan Fitur Tambahan
Dengan hadirnya Lapisan Privasi Pesan Tingkat Lanjut, WhatsApp kembali menegaskan bahwa privasi bukan sekadar janji, tapi sesuatu yang harus terus ditingkatkan.