Medialampung.co.id - Masyarakat Pekon Sukamarga Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), secara swadaya memperbaiki tanggul bendungan di aliran sungai Way Bambang dan saluran irigasi di wilayah itu yang tidak berfungsi sejak 2019 lalu.
Anggota DPRD Pesbar, Mat Muhizar, mengatakan masyarakat terutama pemilik lahan persawahan di wilayah itu secara swadaya memperbaiki bendungan Way Bambang yang tidak berfungsi karena aliran sungai pindah kesisi tanggul bendungan dan tidak dapat menampung air. “Karena itu masyarakat secara swadaya gotong royong membendung aliran sungai di sisi tanggul bendungan itu menggunakan karung berisi tanah menggunakan peralatan seadanya,” katanya, Rabu (15/1). Dijelaskannya, timbunan di sisi tanggul bendungan yang diperbaiki itu kerap jebol terutama saat kondisi aliran sungai banjir. Meski begitu masyarakat tetap kembali memperbaikinya karena aliran sungai Way Bambang merupakan sumber utama suplai air ke lahan persawahan warga. “Masyarakat sudah lama menginginkan ada perbaikan secara permanen oleh Pemkab Pesbar, tapi sampai sekarang belum juga terealisasi,” jelasnya. Ditambahkannya, selain secara swadaya memperbaiki tanggul bendungan itu, masyarakat pemilik lahan sawah di wilayah itu juga memperbaiki jaringan irigasi yang rusak karena banjir dan tertimbun longsor di 2019 lalu. Jika tidak segera diperbaiki maka sawah masyarakat tidak dapat digarap. “Dengan telah diperbaiki secara swadaya itu, kini masyarakat sudah bisa menggarap dan menanam padi lagi di lahan sawahnya yang menjadi salah satu sumber penghasilan warga,” katanya. Pihaknya juga tetap memantau ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar perbaikan infrastruktur baik perbaikan bendungan dan saluran irigasi di Pekon Suakamarga yang rusak itu dapat ditangani secara permanen di tahun anggaran 2020. Sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapat suplai air untuk menggarap lahan sawah. “Berdasarkan informasi tahun ini memang akan ada penanganan perbaikan saluran irigasi di wilayah itu, tapi untuk penanganan bendungannya belum jelas, karena itu akan kita pantau terus,” katanya. Terpisah, Kabid Sumber Daya Air pada DPUPR Pesbar, Ade Kurniawan, S.P., mengatakan penanganan bendungan di sungai Way Bambang yang aliran airnya pindah ke sisi tanggul bendungan sehingga tidak dapat menampung air ke lahan sawah warga itu direncanakan tahun ini akan ditangani. “Rencananya kalau tidak ada kendala memang akan ditangani tahun ini, tapi akan kita lihat terlebih dahulu apakah nanti akan ditimbun atau dibuatkan tanggul permanen, termasuk saluran irigasinya juga akan diperbaiki tahun ini,” tandasnya.(yan/d1n)Warga Swadaya Perbaiki Tanggul Bendungan
Rabu 15-01-2020,19:57 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 20-09-2026,19:04 WIB
Menhut Raja dan Gubernur Mirza Tinjau Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas
Minggu 20-09-2026,16:32 WIB
Kemenkop Perkuat Jaringan Koperasi Singkong dan MOCAF di Kabupaten Pringsewu
Minggu 20-09-2026,15:51 WIB
Isu 25 Merek Beras Berbahaya, Pemkot Bandar Lampung Minta Masyarakat Tidak Panik
Minggu 20-09-2026,15:49 WIB
Tekan Polusi Udara dan Kemacetan, Bandar Lampung Siapkan Pengaktifan Transportasi Umum
Minggu 20-09-2026,15:17 WIB
YJI Lampung Kampanyekan Hidup Sehat Lewat Lomba Senam Online Nasional
Terkini
Senin 21-09-2026,08:09 WIB
Hari Pramuka ke-65, Kwarda Lampung Siapkan Perkemahan hingga Apel Besar
Minggu 20-09-2026,20:16 WIB
3.000 Peserta Meriahkan Locomotive Half Marathon 2026 di Bandar Lampung
Minggu 20-09-2026,19:04 WIB
Menhut Raja dan Gubernur Mirza Tinjau Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas
Minggu 20-09-2026,16:32 WIB
Kemenkop Perkuat Jaringan Koperasi Singkong dan MOCAF di Kabupaten Pringsewu
Minggu 20-09-2026,15:51 WIB