Medialampung.co.id - Pemerintah Pekon Simpangsari, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat, berdasarkan agenda yang telah ditetapkan bertempat di balai pekon melaksanakan musyawarah rembug stunting. Kegiatan ini dilakukan bersama pihak kecamatan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas serta Tenaga Pendamping Profesional (TPP), dan para kader pekon, Rabu (13/10).
Disampaikan Kasubag TU Puskesmas Sumberjaya Novita Hada, S.Kep., mendampingi Kepala Puskesmas Subianto, S.Km., diantara penyebab dilakukannya musyawarah rembug stunting tersebut, adalah adanya angka stunting di Pekon Simpangsari yang cukup tinggi dengan indikasi 14 kasus. Novita menerangkan, rencana lanjutan yang akan dilakukan pihak puskesmas terkait indikasi kasus stunting di Pekon Simpangsari, Sabtu (16/10) tim terkait dalam hal ini Puskesmas akan terjun kelapangan melakukan sosialisasi dan bimbingan konseling, sebagai upaya pemaksimalan pencegahan dan penanganan. Sementara ditegaskan Sekcam Sumberjaya Heptanius, S.P., mendampingi Camat Drs Dahlin, M.Pd., rembug stunting ini akan dilaksanakan di semua pekon dan kelurahan dengan agenda penyusunan rencana kegiatan pekon dalam hal pencegahan dan penanganan stunting yang akan didanai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBP) 2022. "Semua stakeholder kecamatan dan pekon seperti Kader PKK, Posyandu, BKB, termasuk kader pembangunan/pemberdayaan menggelar rembuk berdasarkan data yang sudah terhimpun. Selain melakukan cross check data, situasi dan kondisi, peserta rembuk juga membahas kegiatan yang akan dilakukan dalam upaya mencegah maupun menangani stunting," terangnya. Heptanius menyebutkan penanganan masalah stunting ini bukan program lokal saja melainkan sudah menjadi agenda nasional, karena itu pekon harus mengalokasikan dan mengoptimalkan dana yang ada untuk penanganan masalah stunting ini. Begitu juga masyarakat agar sama-sama peduli dan menyadari terhadap bahaya stunting. "Masyarakat juga diharapkan bisa bahu membahu bersama pemerintah mencegah dan menangani stunting, agar tidak menjadi masalah yang semakin kompleks dan menurunkan kualitas sumberdaya manusia di Pekon Simpang Sari juga di pekon/kelurahan yang lain," imbuhnya.(r1n/mlo)Pekon Simpangsari Rembug Stunting Bersama Stakeholder Kecamatan
Rabu 13-10-2021,15:17 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 20-03-2026,18:38 WIB
Mayat Pria Mengapung di Way Marang Gegerkan Warga Bangun Negara
Jumat 20-03-2026,12:05 WIB
Risiko Hukum Gagal Bayar Pinjaman Online: Panduan Aman dan Bijak bagi Peminjam
Jumat 20-03-2026,15:34 WIB
Pemkot Bandar Lampung Imbau Warga Rayakan Malam Takbiran Secara Tertib dan Khidmat
Jumat 20-03-2026,07:49 WIB
Pengangguran Muda Tinggi, Freelance Jadi Harapan Baru
Jumat 20-03-2026,12:54 WIB
APDESI Ngambur Apresiasi Polsek Ngaras Ungkap Kasus Curat Motor di Pesisir Barat
Terkini
Jumat 20-03-2026,23:39 WIB
Peratin Pagar Dalam Tewas Misterius dengan Luka Lebam
Jumat 20-03-2026,23:09 WIB
Pantau Malam Takbir, Pemkab Lambar Perkuat Koordinasi Operasi Ketupat 2026
Jumat 20-03-2026,23:05 WIB
Parosil Mabsus Ajak Warga Lestarikan Tradisi Malaman Buka Dibi
Jumat 20-03-2026,20:08 WIB
Rahasia Bibir Pink Alami: 7 Cara Efektif yang Bisa Anda Coba di Rumah
Jumat 20-03-2026,20:06 WIB