Medialampung.co.id - Jangan dikira karena di pedalaman (pelosok) atau jauh dari akses masyarakat banyak, Pekon Manggarai, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang terletak di bibir Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) tidak disiplin menjalankan anjuran pemerintah dalam pencegahan penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Justru pekon itu cukup disiplin dalam menjalankan kegiatan pencegahan. Seperti untuk mengecek, atau screening warga pendatang. Posko Covid-19 yang dibangun di pertigaan pintu masuk pemukiman dijaga ketat. Dimana siapa saja yang masuk tanpa terkecuali harus mengikuti arahan petugas, pertama turun dari kendaraan dan mobil atau motor langsung disiram cairan desinfektan, kemudian berapa saja orangnya dianjurkan cuci tangan, lalu masuk bilik semprot dan terakhir diperiksa suhu tubuh dengan alat kesehatan. Setelah itu identitas ditanya, dari mana dan hendak kemana, setelah tahapan tersebut selesai dan dinyatakan aman (normal) baru dipersilahkan dengan tetap mentaati anjuran pemerintah menggunakan masker dan jaga jarak. Peratin Sumarno menyebutkan, dalam penularannya virus corona yang tidak tampak di mata tersebut, tidak memilih tempat, baik itu di kota atau pelosok jika sudah terjangkit yang tetap kena. Begitu juga tidak pilih orang. Artinya bukan alasan bagi pekon mentaati anjuran kesehatan walaupun lokasi wilayah ada di pedalaman. Apalagi di era modern sekarang ini banyak kebutuhan masyarakat yang bukan dicari di luar melainkan justru para pedagang yang masuk ke pekon-pekon. Dan terkait sistem tersebut upaya pencegahan yang harus diutamakan. Pada kesempatan itu upaya pencegahan lainnya juga dilaksanakan di pekon yang dikelilingi perkebunan kopi tersebut, seperti penyemprotan disinfektan di fasilitas umum dan rumah warga secara rutin, pembagian masker, dan penyediaan tempat cuci tangan di kantor dan sarana umum lainnya. Saat wartawan media ini berkunjung di pekon itu, meski tampak aktivitas kehidupan warga normal seperti biasa, yakni melakukan aktifitas rutin ke perkebunan kopi. "Kalau ke kebun kan tidak melakukan aktifitas kumpul orang ramai jadi kami tidak terganggu walaupun sedang mewabahnya virus corona ini, dan semoga virus ini segera hilang," ungkap Retno salah satu warga. (rin/mlo)Pekon Manggarai Perketat Pencegahan Covid-19
Kamis 07-05-2020,19:43 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,14:18 WIB
Curanmor Siang Bolong di Way Tenong, Honda CRF Sempat Digondol dan Ditemukan 30 Menit Kemudian
Senin 13-04-2026,12:07 WIB
81 Siswa SMAN 1 Waytenong Lolos PTN Jalur Prestasi 2026, Bukti Konsistensi Sekolah Unggul
Senin 13-04-2026,12:23 WIB
Waspada Pinjaman Online Ilegal 2026: Kenali Risiko dan Cara Menghindarinya
Senin 13-04-2026,09:28 WIB
Panduan Lengkap KUR BRI 2026: Pinjaman Rp25–55 Juta, Bunga Ringan dan Cicilan Terjangkau
Senin 13-04-2026,14:08 WIB
Motor Petugas MBG di Way Tenong Digondol Maling, Parkiran Dapur SPPG Jadi Sorotan
Terkini
Senin 13-04-2026,20:37 WIB
Gubernur Mirza Kukuhkan Dewan Pendidikan, Target Nol Putus Sekolah 2026
Senin 13-04-2026,19:17 WIB
SPMB Lampung 2026/2027 Dirombak, Seleksi Lebih Objektif dan Utamakan Kualitas
Senin 13-04-2026,18:38 WIB
Dugaan Malpraktik di RS Puri Betik Hati, DPRD Lampung Lakukan Pendalaman
Senin 13-04-2026,18:24 WIB