Medialampung.co.id - Bupati Lampung Barat (Lambar) Hi. Parosil Mabsus didampingi beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengunjungi salah satu tempat wisata kebanggan Kecamatan Airhitam, Air Terjun (Curup) Mbah Gimo, di Pekon Sukadamai.
Parosil Mabsus bersama rombongan didampingi beberapa camat dan seluruh peratin di Kecamatan Airhitam, juga mengajak para mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang melaksanakan Kerja Kulaih Nayata (KKN) di kecamatan itu serta para korcam mahasiswa dari beberapa kecamatan lainnya. Meski harus menempuh perjalanan selama 30 menit menggunakan motor jenis cross karena kondisi jalan masih setapak dan licin setelah turun musim hujan, tapi tantangan itu justu dinikmati rombongan hingga melihat dan merasakan keindahan Curup Mbah Gimo. Sembari bersenda gurau bersama rombongan, Parosil yang dikenal sebagai Bupati Kopi tersebut mengajak semua masyarakat berkunjung ke curup tersebut yang memiliki banyak keistimewaan salah satunya kejernihan air dan kesejukan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Kepada aparatur pekon pihaknya pesankan untuk terus menjalin koordinasi dan berkerja sama dengan pihak TNBBS untuk mengolah curup tersebut dalam upaya menarik minat wisatawan. Kepada para Mahasiswa Unila dapat membantu memerkenalkan keberadaan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lambar, diantaranya curup mbah gimo. "Setelah pulang dari KKN saya berharap kepada adik-adik mahasiswa, membantu mempromosikan wisata milik Kabupaten Lambar, baik melalui Media Sosial (Medsos), maupun kepada rekan-rekan hingga sanak famili," ajaknya. Sementara Camat Airhitam Domi Nofalisa Utama Faizul, S.S.Tp, M.Si., meminta kepada warga maupun aparatur pekon, untuk menjaga lingkungan TNBBS tersebut. Dan jangan melakukan pengolahan tanpa meminta izin TNBBS akan tetapi, tetap melakukan upaya-upaya seperti perkenalan wisata itu. "Sesuai dengan instruksi Bupati, kita akan membantu pekon kerjasama dengan TNBBS untuk perizinan pemanfaatan curup tersebut. Dan berharap peran serta langsung pihak TNBBS atau Dinas Kehutanan (Dishut) dalam pemanfaatan potensi wisata itu," jelasnya. Sementara Peratin Sukadamai Hendri Setiawan, menceritakan nama curup Mbah Gimo tersebut diambil dari nama orang pertama yang menapakkan kaki di lokasi itu. "Mbah Gimo merupakan tokoh masyarakat di pekon kami," tandasnya. (ius/mlo)Parosil Ajak Mahasiswa KKN Kunjungi Curup Mbah Gimo
Sabtu 18-01-2020,18:33 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,09:15 WIB
Panduan Lengkap KUR BRI 2026: Plafon, Suku Bunga, Syarat, dan Simulasi Cicilan
Selasa 07-04-2026,17:46 WIB
Motor Misterius Ditemukan di Kebun Kopi, Warga Diminta Segera Klaim
Selasa 07-04-2026,17:39 WIB
47 Siswa SMPN 1 Suoh Ikuti TKA Online, Pelaksanaan Lancar Tanpa Kendala
Selasa 07-04-2026,07:46 WIB
Freelance dan Seni Mengatur Hidup Sendiri
Selasa 07-04-2026,12:55 WIB
Target Dewan Pers 2026, PJS Matangkan Langkah Lewat Rapimnas
Terkini
Selasa 07-04-2026,21:39 WIB
Tiang Listrik PLN Roboh di Sumber Jaya, Lampung Barat: Pemadaman Total Sempat Terjadi
Selasa 07-04-2026,21:16 WIB
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah, Optimalkan PAD Lewat Transformasi Digital
Selasa 07-04-2026,20:21 WIB
Pangdam XXI/Radin Inten Janji Teruskan Tuntutan Mahasiswa ke Panglima TNI
Selasa 07-04-2026,19:57 WIB
Pemprov Lampung Dukung Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Fondasi Indonesia Emas 2045
Selasa 07-04-2026,18:53 WIB