Tukin PNS Pemkot Bandarlampung Bakal Cair Sebelum Ramadhan

Rabu 30-03-2022,18:54 WIB
Editor : Budi Setiyawan

Medialampung.co.id - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung Muhamad Nur Ram'dhan mengatakan, tukin PNS Pemkot Bandarlampung akan segera cair secepatnya.

Hal itu diungkapkan Ram'dhan jika Pembayaran tukin, mulai dilakukan lantaran telah mendapat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).

“Rekomendasi Kemendagri kemarin keluar, baru bisa kita bayarkan sekarang,” ujarnya, Rabu (30/3) di ruang kerjanya

Jadi Tukin di 2022 baru mau proses dibayarkan, tapi satu bulan dulu. Karena Rekomendasi dari Kemendagri juga baru keluar, tukin ini seharusnya dibayarkan memang perbulan juga, tapi karena dari kemendagri ini baru keluar maka baru ini juga dibayarkan. 

"Kalau tukin itu Rp9 Miliar per bulannya yang insyaallah sebelum Ramadhan dibayarkan," kata dia.

Menurutnya, kapan cepat pencairan tukin tersebut tergantung dari bendahara masing-masing organisasi pemerintah daerah (OPD).

"Kalau berkas hari ini masuk, bisa kita langsung bayarkan, tapi cepat atau tidak itu tergantung bendaharanya di OPD," kata dia.

Selain tukin, pembayaran tenaga honorer juga akan dilakukan untuk tenaga honorer. Untuk tahun 2022, kata Ram'dhan sudah dibayar untuk Januari dan Februari. Berikutnya pencairan bulan Maret.

"2022 ini baru kita bayarkan sampai bulan Februari. Namun di 2021 satu bulan lagi belum kita bayarkan. Tapi ini juga nanti akan kita bayarkan, yang nilainya kalau untuk honorer ini Rp11 miliar," 

“Lagi kita proses sekarang, semakin cepat bendahara OPD menyerahkan Surat Penyediaan Dana (SPD), akan cepat kita (BPKAD,red) bayarkan,” tuturnya.

Disinggung kapan waktu pasti akan dibayarkan, Sekretaris BPKAD itu mengatakan bahwa saat ini beberapa SPD dari OPD di lingkungan pemkot mulai masuk ke BPKAD.

Untuk yang Maret selesai bulannya dulu, terus diverifikasi BKD dan Inspektorat apakah layak bayar atau tidak. Untuk honorer satu bulan kita anggarkan sekitar Rp11 miliar,” terangnya. 

“Kalau pembayaran sampai hari ini belum ada, tapi SPD-nya sudah ada yang masuk. Bunda maunya sebelum ramadhan sudah dicairkan. Jadi ini gak nunggu harus kumpul semua dulu, siapa yang sudah selesai mengajukan langsung kita cairkan,” pungkasnya.(*/mlo)

Tags :
Kategori :

Terkait