Medialampung.co.id - Masyarakat di Kabupaten Waykanan harus lebih berhati-hati dan terus melaksanakan protokol kesehatan, hal itu tersirat dari semakin banyaknya warga Bumi Ramik Ragom yang terkonfirmasi Corona.
Berdasarkan informasi terbaru, kembali terdapat 10 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Waykanan, sesuai dengan release Tim Gugus Tugas setempat. Ke-10 orang itu antara lain :- Tanggal 23-12-2020, Tn. IS (P76) dan Ny. Kw (P77) mempunyai riwayat perjalanan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur menggunakan transportasi umum menghadiri acara pernikahan.
- Tanggal 29-12-2020, Tn. IS (P76) dan Ny. Kw (P77) kembali ke Banjit. Dan selama dalam perjalanan Ny. Kw (P77) sudah mulai mengeluh demam.
- Tanggal 30-12-2020, Kondisi Ny. Kw (P77) belum kunjung membaik dan bertambah keluhan badan linu-linu dan batuk.
- Tanggal 31-12-2020, Tn. IS (P76) mulai batuk, badan linu dan sesak
- Tanggal 06-01-2021, Tn. IS (P76) dan Ny. Kw (P77) kondisi belum juga membaik, lalu diperiksakan ke Puskesmas dan dilakukan pemeriksaan Rapid Test Covid-19 dengan hasil reaktif, dan dirujuk ke RS ZAPA.
- Tanggal 07 dan 08 Januari 2021, Tn. IS (P76) dan Ny. Kw (P77) dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Tn. IS (P76) dan Ny. Kw (P77) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.
- Ny. Mt (P78) sehari-harinya berdagang di Pasar Pagi Baradatu.
- Tanggal 30-12-2020, mengeluh pusing, rasa badan tidak enak.
- Tanggal 31-12-2020, hadir di acara akikahan Saudaranya di Gedung Pakuon.
- Tanggal 2-1-2021, mengeluh lagi pusing, mual, badan terasa lemas, nafsu makan berkurang.
- Tanggal 4-1-2021, Ny. Mt (P78) karena kondisi kesehatannya belum membaik, pergi berobat ke RS di Baradatu, dan dilakukan rapid test Covid-19 dengan hasil reaktif, lalu dirujuk ke RS ZAPA.
- Tanggal 5 dan 6 Januari 2021, Ny. Mt (P78) dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Ny. Mt (P78) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.
- Tanggal 22-12-2020, mempunyai riwayat perjalanan ke Bandar Lampung menjenguk anaknya selama 4 hari.
- Tanggal 26-12-2020, mempunyai riwayat hadir di acara Pernikahan di Banjit.
- Tanggal 28-12-2020, mengeluh demam, batuk, pilek dan berobat di tenaga kesehatan dekat rumahnya.
- Tanggal 30-12-2020, kondisi kesehatan belum membaik dan ditambah hilang rasa penciuman, lalu berobat ke RS di Baradatu dan dilakukan pemeriksaan rapid test Covid-19 dengan hasil reaktif, dan saran rujuk ke RS Zapa, namun Tn. Hd (P79) melakukan isolasi mandiri di rumahnya.
- Tanggal 3-1-2021, Tn. Hd (P79) merasa kondisi kesehatannya masih belum membaik lalu berobat ke RS ZAPA.
- Tanggal 4 dan 5 Januari 2021, dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Tn. Hd (P79) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.
- Tanggal 28-12-2020, Ny. SM (P81) mempunyai riwayat perjalanan dari Padang selama 3 hari.
- Tanggal 07-01-2021, Ny. SM (P81) mengeluh sakit pinggang, badan lemas dan tidak nafsu makan, lalu berobat ke Dokter di Blambangan Umpu dan disarankan untuk rujuk ke RS ZAPA, lalu dilakukan pemeriksaan rapid test Covid-19 dengan hasil reaktif, selanjutnya dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Ny. SM (P81) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.
- Ny. SE (P82) mempunyai kontak dengan suami yang bekerja di Palembang yang seminggu sekali Pulang.
- Tanggal 22-12-2020, Ny. SE (P82) mengeluh batuk, pilek, demam dan berobat ke Dokter di Banjit.
- Tanggal 30-12-2020, Ny. SE (P82) karena kondisi kesehatan belum membaik dan ditambah keluhan hilang rasa penciuman, maka berobat ke RS ZAPA dan dilakukan pemeriksaan rapid test Covid-19 dengan hasil reaktif.
- Tanggal 01 dan 02 Januari 2021, dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Ny. SE (P82) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.
- Tanggal 27-12-2020, Tn. Wj (P83) mempunyai riwayat perjalanan ke Bandar Lampung.
- Tanggal 03-01-2021, Tn. Wj (P83) mengeluh demam, lemas dan pusing, dan berobat ke Dokter di Kasui.
- Tanggal 05-01-2021, Tn. Wj (P83) kondisi kesehatannya belum membaik dan berobat ke Dokter di Banjit.
- Tanggal 06-01-2021, Tn. Wj (P83) dibawa berobat ke RS ZAPA dan dilakukan rapid test Covid-19 dengan hasil reaktif, lalu dilakukan pemeriksaan rapid test Covid-19 dengan hasil reaktif, selanjutnya dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Tn. Wj (P83) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.
- Tanggal 26-12-2020, Nn. RA (P84) pulang dari Tangerang,
- Tanggal 03-01-2021, Nn. RA (P84) berobat ke BP Tanjung Kurung Lama karena mengeluh ada benjolan di lehernya, lalu dianjurkan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan ke Puskesmas.
- Tanggal 04-01-2021, Nn. RA (P84) dilakukan pemeriksaan ke Puskesmas Kasui, dan diberikan rujukan ke RS ZAPA untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
- Tanggal 06-01-2021, Nn. RA (P84) datang ke RS ZAPA dan dilakukan pemeriksaan rapid test Covid-19 dengan hasil reaktif.
- Tanggal 07 dan 08 Januari 2021, dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Nn. RA (P84) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.
- Tanggal 06-01-2021, Ny. Ab (P85), berobat jalan ke RS di Bandar Lampung dengan keluhan mempunyai bisul dan mempunyai riwayat penyakit Diabetes Melitus, dan dilakukan pemeriksaan rapid test Covid-19 dengan hasil non reaktif.
- Tanggal 08-01-2021, Ny. Ab (P85) mempunyai keluhan batuk yang berkepanjangan, lalu dilakukan pemeriksaan Swab RT PCR.
- Tanggal 12-01-2021, hasil Swab RT PCR Ny. Ab (P85) Positif Covid-19, selanjutnya untuk mempercepat pemulihan, maka dilakukan isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pemerintah.