Medialampung.co.id, LAMPUNGBARAT - Selama sepekan terakhir, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) mulai terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Barat terutama di wilayah Kecamatan Balikbukit dan Sukau.
Sejumlah warga pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan elpiji bersubsidi tersebut. Untuk mendapatkan elpiji warga harus berkeliling ke setiap warung kelontongan, bahkan tidak jarang harus masuk ke wilayah pelosok untuk mencari pengecer yang masih memiliki stok. "Sulit dapat gas elpiji sekarang. Tadi sudah ke beberapa pengecer namun habis semua," kata Wiwit, ibu rumah tangga di wilayah Balikbukit. Selain langka, harga gas yang ada biasanya melambung tinggi. Harga eceran tertinggi elpiji bersubsidi biasanya di jual sehatga Rp 25 Ribu/Tabung. Namun saat ini harga elpiji bersubsidi di pengecer sudah tembus Rp28.000 bahkan hibgga Rp30 Ribu. "Sebenarnya berat. Tapi daripada tidak dapat, ya tetap diambil, daripada tidak bisa masak," katanya. Sementara, Suroso salah seorang pedagang eceran di wilayah Balikbukit mengaku suplai atau jatah kiriman mereka tetap. Namun barang cepat habis. Fenomena kelangkaan terjadi sejak satu pekan terakhir, sehingga terus berantai karena kebutuhan warga akan gas elpiji tetap atau bahkan meningkat. "Sudah habis sejak kemarin. Sore nanti jadwalnya pasokan datang, memang ada keterlambatan juga karena suasana lebaran," kata dia. Hal berbeda diungkapkan salah seorang pedagang eceran di Sukau, Rustam, menurutnya, untuk saat ini gas benar-benar sulit untuk ditemukan. "Mungkin distribusi yang belum lancar di tingkat agen karena masih libur," terangnya.(edi/mlo)Elpiji Bersubsidi 3 Kg Mulai Langka
Jumat 07-06-2019,20:36 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 25-08-2026,07:49 WIB
Presiden Titip Lampung ke Mirza, Penanganan Karhutla Way Kambas Diminta Maksimal
Selasa 25-08-2026,15:50 WIB
Musim Kemarau dan Polusi Udara, Dinkes Bandar Lampung Pantau Tren Kasus ISPA
Selasa 25-08-2026,14:08 WIB
Jaga Ketersediaan Pasokan, 10 Ton Gabah Hendak Dibawa ke Jawa Barat Diarahkan Kembali ke Daerah Asal
Selasa 25-08-2026,15:17 WIB
Debu Industri Menyeberang Pagar Pabrik, Warga Panjang Jadi Korban Polusi Semen Baturaja
Selasa 25-08-2026,15:48 WIB
Korban Gempa NTT Butuh Bahan Pokok, Pemkot Bandar Lampung Himau Tidak Donasi Pakaian Bekas
Terkini
Selasa 25-08-2026,18:03 WIB
Pengadaan Seragam Sekolah Jadi Sorotan, DPRD Minta Transparansi dan Tepat Sasaran
Selasa 25-08-2026,17:00 WIB
Kapolresta Bandar Lampung Temui Dandim, Sinergi TNI-Polri Kian Diperkuat
Selasa 25-08-2026,15:50 WIB
Musim Kemarau dan Polusi Udara, Dinkes Bandar Lampung Pantau Tren Kasus ISPA
Selasa 25-08-2026,15:48 WIB
Korban Gempa NTT Butuh Bahan Pokok, Pemkot Bandar Lampung Himau Tidak Donasi Pakaian Bekas
Selasa 25-08-2026,15:45 WIB