Medialampung.co.id - Sebanyak 80 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotaagung diusulkan bebas bersyarat. Dari 80 yang diusulkan, 10 diantaranya sudah dapat menghirup udara bebas hari ini sementara sisanya masih dalam tahap pemberkasan.
Pembebasan para narapidana ini dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19. Sebelum dibebaskan para napi mengikuti sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Sidang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas II B Kotaagung Beni Nurrahman. Menurut Kepala Lapas Kota Agung Beni Nurrahman, sidang TPP kali ini berkaitan juga dengan pencegahan wabah Covid-19, namun tetap ada penilaian dari masa pembinaan yang sudah dijalani. Hal itu didasari Keputusan Menteri nomor M.HH-19.PK.01.04.04 tahun 2020 serta Permenkumham nomor 10 tahun 2020. Dan Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan nomor PAS-497.PK.01.04.04 tahun 2020, tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19. "Sidang TPP diikuti 80 warga binaan dan 10 warga binaan bebas hari ini juga karena sudah mendapatkan SK dan memenuhi syarat. Mereka yang bebas rata-rata pidana umum yang sudah menjalani 2/3 masa hukuman, "jelas Beni. Ia mengaku, dengan sidang ini juga divalidasi kelengkapan administrasi dan substansi 80 warga binaan yang sudah memenuhi syarat menjalani masa pidana sesuai pedoman pada peraturan Menteri Hukum dan HAM RI. Beni juga menyampaikan pesan kepada warga binaan yang bebas dan akan bebas agar mengikuti anjuran pemerintah tentang pencegahan penularan Covid-19. "Setelah bebas nanti agar tetap mandiri dan berdisiplin diri di rumah masing-masing, selalu cuci tangan dengan sabun terutama saat baru pulang ke rumah," pesan Beni. Selanjutnya jaga kesehatan dengan olahraga secukupnya, berjemur, konsumsi vitamin dan makanan yang bergizi. Serta minuman herbal seperti air jahe. Beni juga berpesan kepada seluruh warga binaan yang nantinya bebas, supaya jadikan pidana yang sudah dijalani sebagai pengalaman dan pembelajaran. Jangan mengulangi pelanggaran pidana, apa pun bentuknya yang melanggar peraturan pemerintah dan undang-undang. "Sampaikan salam untuk keluarga di rumah, semoga kita semua selalu sehat dan dapat membantu langkah-langkah pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 ini," tutur Beni. Ia menambahkan, pembebasan dalam waktu dekat ini dilakukan dua tahap, tahap awal 10 warga binaan dulu. Dalam waktu dekat ada pembebasan lagi, insyaallah awal minggu depan. Dan lainnya akan jalani proses asimilasi rumah yang akan dibimbing petugas Kejaksaan dan Balai Pemasyarakatan. (rnn/ehl/mlo)Cegah Penyebaran Covid-19, LP Kotaagung Bebaskan 10 Napi
Jumat 03-04-2020,11:53 WIB
Editor : Rakhmat Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-11-2026,07:29 WIB
Kompak dan Penuh Chemistry! Iklan no na Jadi Daya Tarik Shopee 11.11 Big Sale
Senin 02-11-2026,14:44 WIB
Hibah Embung Kemiling ke Pemkot Bandar Lampung Belum Jelas, BKAD Ungkap Kendala Status Aset
Senin 02-11-2026,13:26 WIB
Pemprov Lampung Perkuat Digitalisasi Bansos, Data Kependudukan Jadi Kunci Penyaluran Tepat Sasaran
Senin 02-11-2026,15:45 WIB
DPRD Minta Dishub Bandar Lampung Bangun Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
Senin 02-11-2026,16:13 WIB
Aderly Tantang Dishub Kaji Flyover U-Turn, Sejumlah Ruas Jalan Bandar Lampung Disorot
Terkini
Senin 02-11-2026,18:34 WIB
Gubernur Mirza Dorong Pelatihan Vokasi, Target 10.000 Tenaga Kerja Lampung ke Luar Negeri
Senin 02-11-2026,18:31 WIB
Titip Mobil Rental untuk Pinjaman Rp150 Juta, Yuhadi Laporkan YI ke Polda Lampung
Senin 02-11-2026,16:34 WIB
Pemkot Bandar Lampung Terima DBH Kendaraan Rp8,1 Miliar, Tunggakan Provinsi Capai Rp 161 Miliar
Senin 02-11-2026,16:27 WIB
Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Polda Lampung Berlakukan hingga Polsek
Senin 02-11-2026,16:13 WIB