Medialampung.co.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus mengaku terus memantau perkembangan banjir Rob yang terjadi di lingkungan Kapuran Kelurahan Pasarmadang Kecamatan Kotaagung.
Menurut Kabid Kedaruratan BPBD Tanggamus Mansyurin, pihaknya sudah mulai menangani bencana ini dan terus dipantau hingga beberapa hari ke depan. Hal ini karena banjir rob kali ini lebih parah dari awal April lalu. "Ada sembilan sembilan rumah yang rusak di RT 16 dan yang mengungsi ada enam keluarga, yakni Agus, Ade, Darmadi, Asep, Darmadi, Nurdin. Sedangkan Awanik, Jun, Usman tidak mengungsi," ujar Mansyurin mewakili Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus Ediyan M. Thoha, Kamis (28/5). Dilanjutkan Mansyurin, jika gelombang tinggi baru terjadi di Kota Agung. Sementara untuk kecamatan lainnya seperti Kotaagung Timur, Limau, Cukuhbalak, Pematangsawa dan Kelumbayan belum ada laporan. Kemudian untuk kerusakan rumah warga, saat ini pihak BPBD sedang membuat laporan untuk diserahkan ke pimpinan dan masih dibahas solusinya, apakah ada santunan atau bantuan lain. "Bantuan bahan pokok belum diberikan, tapi buffer stok masih ada. Selanjutnya dilihat kondisi perkembangan. Jika intens dan dianggap perlu maka didirikan tenda darurat. Lokasi disiapkan kelurahan, tenda kita sudah siap, kalau tenda darurat sudah berdiri maka dapur umum milik disos biasanya mengikuti," pungkas Mansyurin. Sementara Darmadi warga RT 16 Lingkungan Kapuran Kelurahan Pasarmadang mengaku jika sebenarnya rumah mereka dulunya jauh dari laut. Namun karena kondisi pantai tiap tahun mengalami abrasi akhirnya air laut makin dekat dengan rumah mereka. "Tiap tahun air laut yang mendekati rumah kita, padahal dulu di belakang rumah ada jalan setapak sekarang sudah tidak ada, habis sama laut," kata dia. Untuk saat ini Darmadi hanya bisa pasrah karena kondisi rumahnya separuh telah rusak. Dan besar kemungkinan untuk ditempati lagi. "Harapan kami ada bantuan sembako dari pemerintah dan membantu perbaikan kerusakan rumah," harapnya.(rnn/ehl/mlo)BPBD Pantau Perkembangan Banjir Rob
Kamis 28-05-2020,17:59 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 25-08-2026,07:49 WIB
Presiden Titip Lampung ke Mirza, Penanganan Karhutla Way Kambas Diminta Maksimal
Selasa 25-08-2026,15:50 WIB
Musim Kemarau dan Polusi Udara, Dinkes Bandar Lampung Pantau Tren Kasus ISPA
Selasa 25-08-2026,17:00 WIB
Kapolresta Bandar Lampung Temui Dandim, Sinergi TNI-Polri Kian Diperkuat
Selasa 25-08-2026,15:17 WIB
Debu Industri Menyeberang Pagar Pabrik, Warga Panjang Jadi Korban Polusi Semen Baturaja
Selasa 25-08-2026,14:08 WIB
Jaga Ketersediaan Pasokan, 10 Ton Gabah Hendak Dibawa ke Jawa Barat Diarahkan Kembali ke Daerah Asal
Terkini
Selasa 25-08-2026,18:03 WIB
Pengadaan Seragam Sekolah Jadi Sorotan, DPRD Minta Transparansi dan Tepat Sasaran
Selasa 25-08-2026,17:00 WIB
Kapolresta Bandar Lampung Temui Dandim, Sinergi TNI-Polri Kian Diperkuat
Selasa 25-08-2026,15:50 WIB
Musim Kemarau dan Polusi Udara, Dinkes Bandar Lampung Pantau Tren Kasus ISPA
Selasa 25-08-2026,15:48 WIB
Korban Gempa NTT Butuh Bahan Pokok, Pemkot Bandar Lampung Himau Tidak Donasi Pakaian Bekas
Selasa 25-08-2026,15:45 WIB