Pantai Ohoidertawun, Keindahan Sunyi di Ujung Timur Nusantara

Pantai Ohoidertawun, Keindahan Sunyi di Ujung Timur Nusantara

Pesona Pantai Ohoidertawun - Foto instagram @tjetjepr--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Di ujung timur Indonesia, tersembunyi pantai yang begitu memesona namun belum banyak tersentuh wisata massal. Namanya Pantai Ohoidertawun, terletak di pesisir Pulau Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara

Hamparan pasir putih selembut tepung membentang luas sejauh mata memandang, seolah menjadi karpet alam menuju laut biru toska yang tenang.

Bagi pelancong yang mencari tempat berlibur jauh dari keramaian, Ohoidertawun menawarkan ketenangan yang sulit didapat di destinasi wisata populer lainnya. 

Suara debur ombak yang lembut, langit biru tanpa batas, dan angin laut yang sepoi-sepoi membuat siapa pun betah berlama-lama di sini. 

BACA JUGA:Gunung Batur, Keindahan Alam dan Spiritualitas dari Jantung Bali

Pantai ini juga memiliki kontur landai, sehingga saat air surut, pengunjung bisa berjalan jauh ke tengah tanpa khawatir tenggelam.

Tak hanya indah, kawasan ini juga menyimpan sejarah panjang peradaban manusia. Di sekitar pantai terdapat beberapa gua batu yang menyimpan lukisan prasejarah berusia ribuan tahun. 

Guratan sederhana berwarna merah itu dipercaya sebagai peninggalan leluhur masyarakat Kei yang menggambarkan kehidupan masa lalu.

Bagi warga setempat, gua-gua ini bukan sekadar objek wisata, melainkan bagian dari “tanah leluhur” yang dihormati. Para tetua adat sering mengingatkan agar wisatawan menjaga sikap dan menghormati kawasan tersebut. 

BACA JUGA:Pesona Air Terjun Semolon: Permata Tersembunyi di Jantung Kalimantan

Tak heran jika Ohoidertawun menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sekaligus belajar tentang sejarah budaya Maluku.

Salah satu momen paling memukau di Pantai Ohoidertawun adalah ketika air laut surut. Saat itu, permukaan pasir putih yang halus melebar hingga ratusan meter ke arah laut. 

Bentangannya menyerupai padang pasir dengan pantulan langit di atasnya. Banyak fotografer dan wisatawan memanfaatkan waktu ini untuk berburu foto lanskap yang menakjubkan.

Ketika senja tiba, langit perlahan berubah jingga keemasan. Sinar matahari yang meredup memantul di air yang tenang, menciptakan siluet pepohonan dan perahu nelayan yang sedang bersandar. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: