Sumedang Gunakan Teknologi Awasi Program MBG, Orang Tua Bisa Pantau Menu Setiap Hari

Sumedang Gunakan Teknologi Awasi Program MBG, Orang Tua Bisa Pantau Menu Setiap Hari

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menunjukkan sistem digital pengawasan program MBG kepada Dahlan Iskan-Foto Disway-

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Sumedang melakukan terobosan dalam pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemanfaatan teknologi digital dan command center.

Melalui sistem tersebut, masyarakat, khususnya orang tua siswa, dapat memantau secara real time menu makanan hingga kandungan gizi yang dikonsumsi anak setiap hari.

“Orang tua bisa tahu setiap hari anaknya makan apa, menunya apa dan kandungan gizinya bagaimana,” kata Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat menerima Founder Disway Network sekaligus Menteri BUMN periode 2011-2014, Dahlan Iskan, di Command Center Pemkab Sumedang.

Menurut Dony, digitalisasi membuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap program MBG semakin meningkat. Transparansi juga dinilai mampu mendukung keberhasilan program tersebut.

Dalam pelaksanaannya, setiap hari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama pihak sekolah mengunggah foto menu makanan yang dibagikan kepada siswa.

Data tersebut kemudian ditampilkan melalui dashboard Command Center yang dapat diakses masyarakat lewat chatbot WhatsApp.

“Jadi ini adalah pengawasan bersama. Sama-sama saling mengawasi dan semuanya transparan. Dengan transparansi ini, orang tua tenang, penerima manfaat juga senang. Karena SPPG juga bersaing menyajikan menu terbaik,” tandasnya.

Bagi pemerintah daerah, dashboard digital tersebut juga mempermudah pemantauan realisasi program MBG, mulai dari jumlah SPPG aktif, siswa penerima manfaat, hingga tingkat pencapaian program secara keseluruhan.

“Sumedang kini mencapai 86,62 persen dari tingkat pencapaian realisasi penerima manfaat MBG,” paparnya.

Dony menilai pemanfaatan teknologi menjadi solusi efektif dalam pengawasan program pemerintah, khususnya program prioritas nasional seperti MBG.

“Setiap orang Sumedang di manapun bisa melihat menu makanan hingga kandungan gizi yang dikonsumsi anaknya. Ini program Presiden Prabowo dan kita wajib melaksanakan agar bisa berhasil dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem transparansi tersebut juga mampu menekan potensi kecurangan atau fraud dalam pelaksanaan program.

Selain itu, mekanisme ini menjadi sarana evaluasi bagi SPPG, termasuk terkait kualitas pelayanan hingga fasilitas dapur yang digunakan.

“Dengan cara ini, SPPG juga bersaing menyajikan yang terbaik. Menu dan apa yang mereka sajikan setiap hari, bisa dilihat seluruh Sumedang,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait