Hari Bumi 2026: Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

Hari Bumi 2026: Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

Hari Bumi 2026 jadi momentum Pertamina tingkatkan aksi lingkungan dan sosial.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID — Peringatan Hari Bumi 2026 menjadi momentum strategis bagi Pertamina untuk menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Mengusung tema global “Our Power, Our Planet”, perusahaan energi nasional ini memperluas langkah konkret melalui program terintegrasi di seluruh lini bisnis, sekaligus memperkuat inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan energi berkelanjutan, peran korporasi tidak lagi sekadar sebagai pelaku industri, melainkan juga agen transformasi sosial.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa Hari Bumi bukan hanya seremoni tahunan, tetapi panggilan untuk mempererat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat.

“Melalui berbagai program TJSL dan inovasi di seluruh lini bisnis, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi menjaga bumi,” ujarnya.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kolaborasi dengan Pertamina Foundation yang melibatkan mahasiswa, peneliti, komunitas, hingga pelaku usaha.

Program PFlestari, misalnya, menjadi simbol nyata pelestarian lingkungan melalui optimalisasi kawasan hutan. Lebih dari satu juta pohon, baik daratan maupun mangrove, telah ditanam sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem.


Pertamina ajak masyarakat terlibat dalam program energi terbarukan dan pelestarian alam.--

Tak berhenti pada penghijauan, program ini juga menyentuh aspek ekonomi masyarakat. Pelatihan pengolahan hasil hutan hingga pemanfaatan limbah tanaman menjadi produk bernilai ekonomi membuka peluang baru bagi warga sekitar.

“Kegiatan ini mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” jelas Baron.

Seiring dengan arah kebijakan global menuju energi bersih, Pertamina juga mengakselerasi transisi energi melalui program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI).

Inisiatif ini mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa, menjadikan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan energi mandiri.

Dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 40 desa telah dibina dengan total energi yang dihasilkan mencapai 1.100 kWh per tahun dari panel surya dan 6.199 meter kubik biogas.

Dampaknya, lebih dari 1.600 masyarakat merasakan manfaat langsung, baik dari sisi ekonomi maupun akses energi ramah lingkungan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: