NasDem Lampung Bantah Isu Merger dengan Gerindra
NasDem Lampung tegaskan soliditas kader di bawah Surya Paloh.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Lampung secara tegas membantah pemberitaan media Tempo yang menyebut adanya isu merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra.
Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPW NasDem Lampung, Herman HN, pada Selasa, 14 April 2026, di kantor DPW NasDem Lampung.
Herman HN menegaskan bahwa pemberitaan Tempo tertanggal 12 April 2026 tersebut tidak sesuai fakta dan berpotensi menyesatkan publik.
Ia menyebut informasi yang dimuat tidak pernah dikonfirmasi kepada pimpinan tertinggi Partai NasDem dan diterbitkan secara sepihak tanpa dasar yang jelas.
BACA JUGA:Disdikbud Lampung Rolling 51 Kepsek SMA/SMK Negeri, Berikut Daftar Namanya
Dalam pernyataannya, Herman HN menyampaikan sikap resmi organisasi terkait isu yang berkembang di ruang publik.
Ia menilai pemberitaan tersebut telah mencederai prinsip jurnalisme yang mengedepankan akurasi dan keberimbangan.
“DPW Partai NasDem Provinsi Lampung menyikapi pemberitaan media Tempo tanggal 12 April 2026 tentang Partai NasDem. Kami menyatakan bahwa apa yang diberitakan tersebut tidak benar dan merupakan pembohongan publik,” ujar Herman HN di hadapan jajaran pengurus dan kader.
Menurutnya, media seharusnya melakukan konfirmasi langsung kepada Ketua Umum Partai NasDem sebelum mempublikasikan isu strategis yang menyangkut arah dan kebijakan partai. Ketidakhadiran klarifikasi tersebut dinilai telah merugikan Partai NasDem secara institusional.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi TB Saat Kunjungan Wamen
Herman HN menyampaikan bahwa DPW bersama seluruh DPD Partai NasDem se-Provinsi Lampung telah menyatakan sikap kolektif.
NasDem Lampung mengecam keras pemberitaan tersebut dan mendesak Tempo segera mencabut berita yang dianggap tidak berdasar.
Ia juga menegaskan bahwa partainya memberikan ruang kepada Tempo untuk melakukan koreksi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Partai NasDem, khususnya kepada Ketua Umum Surya Paloh.
“Jika pemberitaan tersebut tidak segera dicabut dan tidak ada permohonan maaf kepada Partai NasDem, khususnya kepada Ketua Umum Bapak Surya Paloh, maka kami akan melakukan unjuk rasa di kantor media Tempo dengan massa sekitar 3.000 orang,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
