Ruas Liwa–Ranau Dirawat Intensif, UPTD Fokus Perbaikan Jalan dan Drainase

Ruas Liwa–Ranau Dirawat Intensif, UPTD Fokus Perbaikan Jalan dan Drainase

BMBK Provinsi Lampung melalui UPTD Penanganan Jalan dan Jembatan wilayah Lambar melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin pada ruas jalan provinsi Liwa–Ranau--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemerintah Provinsi Lampung melalui UPTD Wilayah V Penanganan Jalan dan Jembatan mulai melakukan pemeliharaan rutin pada ruas jalan provinsi Liwa–Ranau di Kabupaten Lampung Barat. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap layak dilalui serta mencegah kerusakan yang lebih parah akibat faktor cuaca dan lingkungan.

Penanganan dilakukan melalui tambal sulam badan jalan, perapihan bahu jalan, hingga pembersihan saluran drainase di sepanjang ruas tersebut. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan air hujan tidak menggenang di badan jalan yang berpotensi mempercepat kerusakan aspal.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Wilayah Lampung Barat, Ir. Pahlia Putra, S.T., M.T, menjelaskan bahwa normalisasi drainase menjadi salah satu fokus utama dalam pekerjaan pemeliharaan kali ini. Hal tersebut bertujuan agar aliran air tetap lancar dan tidak melimpas ke permukaan jalan.

Menurutnya, kerusakan jalan kerap dipicu oleh genangan air yang tidak tertangani dengan baik. Oleh karena itu, pembersihan dan perbaikan saluran drainase dilakukan secara menyeluruh untuk meminimalisir potensi kerusakan lanjutan.

Selain pemeliharaan rutin, penanganan juga difokuskan pada upaya pencegahan longsor susulan di kawasan Gunung Pasir, tepatnya di titik HL 43B Kecamatan Sukau. Lokasi tersebut sebelumnya mengalami gangguan struktur tanah akibat kondisi geografis dan tingginya curah hujan.

Pahlia Putra menyampaikan bahwa langkah stabilisasi dilakukan pada area sekitar badan jalan guna menjaga keamanan pengguna jalan sekaligus mempertahankan konektivitas antarwilayah yang sangat vital bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pemeliharaan jalan provinsi pada ruas Liwa–Ranau. Program tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga setempat.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif selama proses pekerjaan berlangsung, termasuk menjaga fasilitas jalan yang telah diperbaiki dan mematuhi rambu-rambu sementara di lokasi proyek.

Dengan adanya pemeliharaan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap kondisi ruas Liwa–Ranau tetap aman, nyaman dilalui, serta mampu menekan potensi kerusakan dan risiko bencana, khususnya di wilayah rawan longsor di Lampung Barat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait