Arca Batu Gajah: Karya Seni Pahat Megalitikum dari Sumatera Selatan
Arca Batu Gajah merupakan salah satu peninggalan berharga dari masa megalitikum di Indonesia. - Foto [email protected]
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Indonesia dikenal sebagai wilayah yang kaya akan peninggalan sejarah dan budaya dari masa lampau. Salah satu bukti penting perkembangan kebudayaan prasejarah di Nusantara adalah keberadaan berbagai artefak megalitik.
Di antara peninggalan tersebut, terdapat sebuah arca unik yang dikenal sebagai Arca Batu Gajah. Arca ini merupakan salah satu karya seni pahat kuno yang menunjukkan kemampuan artistik dan spiritual masyarakat pada masa megalitikum.
BACA JUGA:5 Destinasi Wisata Religi di Lombok yang Ramai Dikunjungi Saat Ramadan
Penemuan Arca Batu Gajah
Arca Batu Gajah ditemukan pada sekitar tahun 1930-an oleh seorang arkeolog Belanda bernama Willem Frederik van den Hoop. Penemuan tersebut terjadi di wilayah Desa Kota Raya yang terletak di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.
Daerah ini memang dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan megalitik di Indonesia, khususnya di kawasan dataran tinggi Pasemah.
Setelah ditemukan, arca tersebut kemudian dipindahkan untuk tujuan pelestarian dan penelitian. Kini, artefak ini disimpan dan dirawat di Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputra Dewa di Kota Palembang.
Museum tersebut menjadi tempat penyimpanan berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan kebudayaan Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Soal Produk Kecantikan, Reza Gladys Siap Gugat Doktif
Gambaran Bentuk dan Struktur Arca
Arca Batu Gajah memiliki bentuk yang cukup unik dan berbeda dari arca megalitik lainnya. Patung ini menggambarkan seorang manusia yang sedang menunggangi seekor gajah. Sosok manusia tersebut terlihat seperti seorang prajurit atau tokoh penting yang memegang senjata berupa belati.
Bahan utama yang digunakan untuk membuat arca ini adalah batu andesit berpori. Batu jenis ini cukup kuat dan sering digunakan dalam pembuatan artefak pada masa lampau.
Meskipun dibuat dengan peralatan yang sederhana, hasil pahatan pada arca ini menunjukkan tingkat keterampilan yang tinggi.
Detail pahatan pada tubuh gajah maupun figur manusia menunjukkan bahwa masyarakat pada masa itu telah memiliki kemampuan teknis yang cukup maju dalam seni pahat. Hal ini membuktikan bahwa seni rupa sudah berkembang cukup baik sejak masa prasejarah di wilayah Sumatera.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


