DPRD Bandar Lampung Fokuskan APBD 2026 untuk Jalan Lingkungan dan Drainase

DPRD Bandar Lampung Fokuskan APBD 2026 untuk Jalan Lingkungan dan Drainase

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Rizaldi Adrian--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Rizaldi Adrian, menegaskan bahwa arah pembangunan Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Tahun Anggaran 2026 akan difokuskan pada sektor infrastruktur.

Prioritas utama diarahkan pada perbaikan jalan lingkungan dan sistem drainase sebagai respons atas keluhan masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan jalan rusak dan banjir di berbagai wilayah Kota Tapis Berseri.

Menurut Rizaldi, kebijakan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Fokus pembangunan infrastruktur dinilai menjadi kebutuhan mendesak demi meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas warga.

BACA JUGA:Triga Lampung Kembali Turun ke Jakarta, Desak Usut Tuntas Kasus SGC

Rizaldi mengungkapkan bahwa alokasi anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan pada APBD 2026 mengalami lonjakan yang cukup besar.

Dari sebelumnya hanya dialokasikan Rp10 miliar, kini anggaran tersebut meningkat menjadi lebih dari Rp50 miliar.

“Awalnya anggaran jalan lingkungan hanya Rp10 miliar. Namun karena DPRD guyub dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas, kami meminta Pemkot memangkas anggaran yang dinilai tidak terlalu penting, seperti kegiatan seremonial SKPD. Alhamdulillah, akhirnya anggaran jalan lingkungan bisa mencapai Rp50 miliar lebih,” ujar Rizaldi.

Ia menegaskan bahwa peningkatan anggaran ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dan DPRD terhadap aspirasi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di lingkungan permukiman dengan kondisi jalan yang rusak dan berlubang.

BACA JUGA:Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Dua Warga Hilang Terseret Arus Sungai Way Halami

Selain jalan lingkungan, APBD Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2026 juga memprioritaskan penanganan banjir melalui pembangunan dan perbaikan drainase.

Program ini mencakup kawasan permukiman hingga ruas jalan protokol yang selama ini kerap terdampak genangan air saat hujan deras.

“Kami di DPRD ingin masyarakat tenang dan tidak lagi dihantui musibah banjir. Karena itu, program pembangunan tahun 2026 benar-benar difokuskan pada infrastruktur jalan lingkungan dan drainase,” ungkapnya.

Rizaldi menilai, pembenahan drainase menjadi kunci penting dalam mengatasi persoalan banjir yang berulang, sekaligus mendukung ketahanan infrastruktur perkotaan dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: