Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Fokus ETLE dan Edukasi Pengendara
Lat Pra Ops menjadi langkah awal Polresta Bandar Lampung memastikan kesiapan Operasi Keselamatan Krakatau 2026.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Polresta Bandar Lampung menggelar Latihan Pra Operasi Keselamatan Krakatau 2026 sebagai langkah awal memastikan kesiapan personel sebelum operasi kepolisian terpusat digelar.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026, di Aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.
Latihan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi peningkatan arus lalu lintas menjelang masa mudik Lebaran.
Melalui Lat Pra Ops ini, seluruh personel dibekali pemahaman teknis dan strategi agar pelaksanaan operasi berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan tujuan utama keselamatan berlalu lintas.
BACA JUGA:Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Bandar Lampung Perketat Antisipasi PMK pada Hewan Ternak
Kapolresta Bandar Lampung menegaskan bahwa Lat Pra Ops bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan personel di lapangan.
“Lat Pra Ops ini merupakan bentuk kesiapan kita sebelum menggelar operasi. Kita harus serius agar pelaksanaannya berjalan baik dan bertanggung jawab,” ujar Kombes Pol Alfret.
Operasi Keselamatan Krakatau 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung akan mengerahkan 79 personel dengan pendekatan penegakan hukum berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), disertai teguran simpatik serta langkah preemtif dan preventif.
BACA JUGA:Polisi Amankan Pelaku Pencurian Rumah di Telukbetung Timur, Tiga Rekan Masih Buron
Menurut Kapolresta, operasi ini memiliki tujuan utama untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus menurunkan jumlah kecelakaan, termasuk fatalitas korban di jalan raya.
Upaya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas serta menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di Kota Bandar Lampung.
Ia juga menekankan pentingnya peran edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi operasi.
“Perbanyak kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi. Harapan kita pelanggaran menurun. Laksanakan operasi ini dengan serius, jaga perilaku, jangan ada pelanggaran oleh anggota, jaga kondisi dan kesehatan, serta utamakan keselamatan selama operasi,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
