Sarkofagus di Indonesia, Bukti Kuat Budaya Penguburan Zaman Batu

Sarkofagus di Indonesia, Bukti Kuat Budaya Penguburan Zaman Batu

Keberadaan sarkofagus memberikan gambaran penting tentang kehidupan masyarakat praaksara - Foto Instagram@kemdikbud--

MEDIALAMPUNG.CO.IDSarkofagus merupakan salah satu peninggalan penting dari masa praaksara yang berkaitan erat dengan sistem kepercayaan masyarakat zaman dahulu. 

Benda ini digunakan sebagai tempat penguburan jenazah dan mencerminkan cara pandang manusia prasejarah terhadap kematian serta kehidupan setelah mati. 

Keberadaan sarkofagus tidak hanya menunjukkan perkembangan teknologi pengolahan batu, tetapi juga menegaskan kuatnya nilai religius dan simbolis dalam kebudayaan megalitik.

Melalui sarkofagus, para arkeolog dapat menelusuri bagaimana masyarakat praaksara memaknai kematian, menghormati leluhur, serta membangun tradisi yang diwariskan lintas generasi.

BACA JUGA:Inspirasi OOTD Kantor Hijab, Tampil Santai, Tetap Profesional Sepanjang Hari

Pengertian Sarkofagus

Secara umum, sarkofagus adalah peti kubur yang terbuat dari batu besar dan digunakan untuk menyimpan jasad orang yang telah meninggal. Sarkofagus umumnya terdiri atas dua bagian utama, yakni wadah dan penutup. Bentuknya menyerupai lesung atau palung dengan bagian tengah yang dilubangi sebagai tempat meletakkan jenazah.

Pada beberapa temuan, sarkofagus memiliki tonjolan di bagian ujung atau sisi tertentu yang menjadi ciri khasnya. 

Bagi masyarakat praaksara, sarkofagus bukan sekadar tempat pemakaman, melainkan wadah sakral yang diyakini dapat melindungi jasad dalam perjalanan menuju alam lain. Keyakinan ini menunjukkan adanya pandangan spiritual yang kuat tentang kehidupan setelah kematian.

BACA JUGA:Link DANA Kaget 22 Januari 2026 Diburu, Saldo Gratis Jadi Incaran

Fungsi Sarkofagus dalam Kehidupan Praaksara

Fungsi utama sarkofagus adalah sebagai tempat penguburan jenazah. Namun, di balik fungsi tersebut tersimpan makna kepercayaan yang mendalam. Masyarakat praaksara meyakini bahwa roh nenek moyang tetap memiliki pengaruh terhadap kehidupan orang yang masih hidup, sehingga perlakuan terhadap orang mati dilakukan dengan penuh penghormatan.

Sarkofagus sering dipandang sebagai “perahu roh” yang akan mengantarkan arwah menuju dunia baka. Untuk menjaga keselamatan roh, sarkofagus kerap dilengkapi dengan hiasan atau ukiran tertentu. 

Di dalamnya juga sering ditemukan bekal kubur berupa perhiasan, manik-manik, atau alat logam yang dipercaya akan berguna bagi roh di alam selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: