Kebudayaan Mesir Kuno dan Jejak Peradabannya yang Mengagumkan
Mesir Kuno meninggalkan warisan budaya yang masih dikagumi hingga saat ini-Foto Freepik.com-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Mesir Kuno merupakan salah satu peradaban tertua dan paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia. Peradaban ini tumbuh dan berkembang di sepanjang Sungai Nil, yang menjadi sumber kehidupan utama bagi masyarakatnya.
Sekitar tahun 3150 sebelum Masehi, Mesir Kuno mulai memasuki masa kejayaan setelah wilayah Mesir Hulu dan Mesir Hilir berhasil dipersatukan di bawah kepemimpinan firaun pertama.
Sejak saat itu, Mesir Kuno berkembang menjadi pusat kebudayaan, kepercayaan, ilmu pengetahuan, dan sistem pemerintahan yang terorganisasi dengan baik.
Sungai Nil memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Mesir Kuno. Setiap tahun, sungai ini meluap dan meninggalkan endapan lumpur subur di sepanjang tepiannya.
BACA JUGA:Papan Reklame Roboh di Kotabumi, Ibu Paruh Baya Nyaris Tertimpa
Kondisi tersebut memungkinkan masyarakat Mesir Kuno untuk bertani dengan hasil yang melimpah. Gandum dan jelai menjadi tanaman utama yang menopang perekonomian mereka.
Berkat hasil pertanian yang stabil, masyarakat Mesir Kuno dapat mengembangkan kehidupan sosial, budaya, dan spiritual secara berkelanjutan.
Dalam sistem pemerintahan Mesir Kuno, firaun menempati posisi tertinggi. Firaun tidak hanya dipandang sebagai raja, tetapi juga dianggap sebagai perwujudan dewa di bumi.
Masyarakat meyakini bahwa firaun memiliki kekuatan ilahi untuk menjaga keseimbangan alam, menegakkan hukum, serta menjamin kesejahteraan rakyatnya. Oleh karena itu, ketaatan kepada firaun merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Mesir Kuno.
BACA JUGA:Hari Jadi Intelijen Polri ke-80, Ditintelkam Polda Lampung Gelar Doa Bersama
Kehidupan keagamaan masyarakat Mesir Kuno sangat kompleks dan kaya. Mereka menganut sistem kepercayaan politeistik, yaitu menyembah banyak dewa dan dewi.
Setiap dewa memiliki peran dan fungsi tertentu dalam mengatur alam semesta dan kehidupan manusia.
Ra, dewa matahari, dianggap sebagai sumber kehidupan dan kekuatan tertinggi. Osiris dipuja sebagai dewa kematian dan kehidupan setelah mati, sementara Isis dikenal sebagai dewi kesuburan dan pelindung keluarga.
Selain itu, Anubis dipercaya sebagai dewa yang mengawasi proses pengawetan jenazah dan perjalanan roh menuju alam baka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




