Peluang Peringatkan Ancaman Akun Telegram Palsu Berkedok Investasi

Peluang Peringatkan Ancaman Akun Telegram Palsu Berkedok Investasi

Peluang Peringatkan Ancaman Akun Telegram Palsu Berkedok Investasi--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Platform investasi Peluang mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait meningkatnya keberadaan akun Telegram palsu yang mencatut nama dan identitas perusahaan. 

Praktik ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena kerap disertai janji keuntungan cepat serta tawaran pendampingan trading yang tidak resmi dan melanggar ketentuan.

Director of Marketing and Commercial Peluang mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menemukan puluhan akun penipuan yang meniru identitas resmi perusahaan. 

Peniruan tersebut mencakup penggunaan logo, foto profil, hingga gaya komunikasi yang dibuat seolah-olah berasal dari Peluang.

BACA JUGA:KUR BRI Rp20 Juta Tahun 2026 Jadi Andalan UMKM, Bunga Rendah dan Cicilan Fleksibel

Pelaku biasanya menawarkan keuntungan instan, mengajak bergabung ke grup tertentu yang diklaim eksklusif, hingga meminta pengguna menitipkan dana investasi di luar aplikasi resmi Peluang.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah ciri yang dapat dikenali untuk menghindari modus penipuan tersebut. Salah satunya adalah adanya pesan langsung atau direct message (DM) yang berisi penawaran investasi. 

Akun resmi Peluang tidak pernah menghubungi pengguna secara personal untuk menawarkan produk atau peluang investasi.

Selain itu, pelaku sering kali menjanjikan tingkat keuntungan yang tidak masuk akal tanpa disertai penjelasan mengenai risiko. Modus lainnya adalah meminta pengguna mentransfer dana ke rekening pribadi atau dompet digital tertentu, mengarahkan ke tautan mencurigakan, serta meminta informasi pribadi yang bersifat sensitif.

BACA JUGA:Skema KUR BRI 2026 Resmi Berlaku: Bunga Tetap 6 Persen dan Plafon Hingga Rp 500 Juta

Tidak jarang mereka menyamar sebagai admin dengan nama akun yang dibuat sangat mirip dengan akun resmi, hanya ditambahkan angka atau huruf tertentu.

Peluang pun mengimbau seluruh pengguna agar lebih waspada dan segera menghubungi layanan pelanggan resmi apabila menemukan indikasi penipuan. 

Perusahaan menegaskan bahwa seluruh komunikasi resmi hanya dilakukan melalui kanal yang telah terverifikasi.

Jika menemukan akun yang mencurigakan, pengguna disarankan untuk segera melaporkannya ke platform terkait, menyimpan bukti berupa tangkapan layar, serta menghubungi tim Peluang Care agar dapat segera ditindaklanjuti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: