Liburan Berujung Duka, Dua Anak Tewas Tenggelam di Way Lalaan Tanggamus
Polisi pastikan tak ada unsur pidana dalam kasus tenggelamnya dua anak di Way Lalaan--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Peristiwa duka menyelimuti kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus. Dua anak dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran air terjun tersebut pada Kamis 01 Januari 2026.
Kejadian ini menjadi pengingat serius tentang pentingnya pengawasan dan keselamatan di destinasi wisata alam, khususnya yang memiliki risiko tinggi seperti air terjun.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan adanya insiden tragis tersebut.
Ia menyampaikan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat kondisi lokasi wisata relatif lengang dari pengunjung.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Berikan Tali Asih dan Penghargaan kepada Anggota Korpri
“Berdasarkan laporan di lapangan, dua anak ditemukan tenggelam di aliran Air Terjun Way Lalaan. Kejadian pertama kali diketahui oleh seorang pengunjung yang kemudian meminta bantuan warga sekitar,” kata Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.
Menurutnya, setelah laporan diterima, warga setempat bersama petugas pengawas lokasi segera melakukan upaya penyelamatan dengan menyelam di area aliran air.
Kedua korban berhasil dievakuasi dari dalam air, namun kondisinya sudah tidak sadarkan diri. Petugas kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum membawa korban menggunakan ambulans menuju RS Batin Mangunang, Kota Agung.
“Kedua korban langsung diberikan pertolongan pertama dan segera dilarikan menggunakan ambulans ke RS Batin Mangunang Kota Agung. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, keduanya dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.
BACA JUGA:UMK Lampung Selatan Resmi Ditetapkan Bupati Radityo Egi Pratama
Upaya penyelamatan tersebut belum mampu menyelamatkan nyawa kedua anak yang masih berusia sekolah dasar.
Pihak kepolisian mengungkapkan identitas korban masing-masing berinisial Dd (9), siswa kelas 3 SD asal Belu, serta Da (10), siswi kelas 4 SD asal Pekon Talagening, Kecamatan Kota Agung Barat.
Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh pihak rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
