Audiensi Taruna TNI, Akpol, dan Praja IPDN, Ini Pesan Gubernur Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima Audiensi Taruna TNI, Akpol, dan Praja IPDN--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima audiensi dan silaturahmi Taruna Akademi TNI (Akmil, AAU, AAL), Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), serta Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Provinsi Lampung.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat 2 Januari 2025.
Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada 86 putra-putri terbaik Lampung yang tengah menempuh pendidikan kedinasan tersebut.
Menurutnya, para taruna dan praja merupakan generasi pilihan yang dipersiapkan negara secara khusus untuk menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
BACA JUGA:Kampung Warna-Warni Jodipan, Wajah Kreatif Kota Malang yang Menjadi Magnet Wisata
“Dari jutaan anak muda di Lampung, kalian adalah 86 orang terbaik yang terpilih pada periode ini. Negara menyiapkan kalian dengan sangat serius. Saat anak muda lain masih mencari jati diri, kalian sudah dibentuk untuk memikul tanggung jawab besar,” ujar Gubernur Mirza.
Gubernur menjelaskan bahwa para taruna dan praja tersebut akan berada pada usia produktif dan matang, sekitar 39–40 tahun, ketika Indonesia memasuki era Indonesia Emas 2045.
Pada periode itu, Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.
“Ketika Indonesia menjadi negara yang kaya, tantangan juga akan semakin besar. Jika tidak dijaga dengan baik, kekayaan itu bisa dinikmati pihak lain. Kalianlah yang kelak bertugas menjaga aset dan kekayaan bangsa agar benar-benar digunakan untuk kemakmuran rakyat,” tegasnya.
BACA JUGA:Mediasi Buya Yahya Berhasil, Inara Rusli dan Insanul Fahmi Sepakat Damai
Selain itu, Gubernur berpesan agar para taruna dan praja senantiasa menjaga etika, sikap, serta nama baik Provinsi Lampung selama menjalani pendidikan.
“Kalian membawa identitas Lampung. Jadilah kebanggaan. Saya ingin mendengar di pusat bahwa anak-anak Lampung dikenal beretika baik, bekerja dengan profesional, dan memiliki pengabdian yang tulus,” pesannya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis kolaborasi.
Ia mengingatkan bahwa peran pemerintah saat ini tidak hanya sebagai regulator atau fasilitator, melainkan sebagai kolaborator.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




