Sate Languan: Sate Ikan Khas Bali dengan Cita Rasa Rempah yang Kuat

Sate Languan: Sate Ikan Khas Bali dengan Cita Rasa Rempah yang Kuat

Sate languan kini populer di restoran dan hotel sebagai ikon kuliner Bali.--

MEDIALAMPUNG.CO.IDSate Languan merupakan salah satu kuliner tradisional khas Bali yang dikenal memiliki cita rasa rempah sangat kuat dan autentik.

Berbeda dengan sate pada umumnya yang menggunakan daging ayam, kambing, atau sapi, sate languan dibuat dari ikan laut segar yang dihaluskan lalu dibumbui dengan base genep, racikan rempah khas Bali yang kaya aroma dan rasa.

Hidangan ini tidak hanya menjadi makanan sehari-hari masyarakat Bali, tetapi juga memiliki peran penting dalam berbagai upacara adat dan keagamaan.

Keunikan bahan, proses, serta makna budayanya menjadikan sate languan sebagai salah satu ikon kuliner tradisional Pulau Dewata.

BACA JUGA:Sebelum Isu Ridwan Kamil, Ini 10 Pria yang Pernah Dikaitkan dengan Aura Kasih

Asal Usul dan Makna Budaya Sate Languan

Dalam tradisi Bali, sate languan bukan sekadar hidangan, melainkan memiliki nilai filosofis yang mendalam. Kata languan merujuk pada sate yang dibuat dari daging ikan yang dilumatkan hingga lembut, kemudian dililitkan pada batang bambu atau serai.

Sate ini kerap menjadi bagian dari bebantenan atau sajian upacara adat sebagai simbol kesederhanaan, kebersamaan, dan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah.

Penggunaan ikan sebagai bahan utama mencerminkan kedekatan masyarakat Bali, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, dengan laut sebagai sumber kehidupan dan kesejahteraan.

BACA JUGA:Usai Unggah Permintaan Maaf, Foto Ridwan Kamil dan Aura Kasih di Italia Jadi Sorotan

Bahan Utama dan Bumbu Khas

Keistimewaan sate languan terletak pada pemilihan bahan dan bumbu yang digunakan. Ikan laut berdaging padat seperti tenggiri atau tongkol menjadi pilihan utama karena menghasilkan tekstur yang lembut dan rasa yang gurih. Daging ikan dihaluskan tanpa tulang sehingga mudah dibentuk dan nyaman dikonsumsi.

Bumbu yang digunakan adalah base genep, bumbu lengkap khas Bali yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, kunyit, jahe, kencur, kemiri, cabai merah, terasi, serta gula aren.

Seluruh bumbu dihaluskan dan ditumis hingga harum sebelum dicampurkan dengan daging ikan. Proses inilah yang menghasilkan aroma tajam serta rasa gurih, pedas, dan sedikit manis yang menjadi ciri khas sate languan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: