Bosan Menunggu, Warga Desa Tanjung Harapan Perbaiki Jalan Kabupaten Secara Swadaya
Aksi swadaya warga Tanjung Harapan jadi bentuk protes atas jalan rusak bertahun-tahun-Foto Dok-
LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Karena tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, akhirnya bergotong royong memperbaiki jalan dan jembatan lintas desa secara swadaya.
Aksi gotong royong ini merupakan bentuk keprihatinan masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun.
Jalan tersebut bahkan disebut telah memakan korban jiwa akibat lubang besar dan kondisi permukaan yang membahayakan pengguna jalan.
Kepala Desa Tanjung Harapan, Yuriza Fitria, menjelaskan bahwa kondisi jalan kabupaten tersebut sudah lama mengalami kerusakan berat dan tidak pernah tersentuh perbaikan dari pihak terkait.
BACA JUGA:Tabel KUR BRI November 2025, Pinjaman Mulai Rp1 Juta, Bunga 6 Persen dan Cicilan Ringan
“Jalan ini sudah bertahun-tahun rusak parah. Lubangnya besar-besar, apalagi kalau musim hujan. Sudah banyak yang jatuh, bahkan ada yang harus dilarikan ke puskesmas,” ujar Yuriza, Rabu (12 November 2025).
Karena tidak kunjung diperbaiki, warga akhirnya memutuskan untuk menambal jalan secara swadaya menggunakan alat dan bahan seadanya.
“Kami terpaksa gotong royong, tambal seadanya karena sudah tidak tahan menunggu perbaikan dari pemerintah. Entah kapan mau diperbaiki,” tambahnya.
Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Tanjung Harapan dengan desa-desa lain ini disebut memiliki peran vital bagi aktivitas warga.
BACA JUGA:Program Pemutihan BPJS Kesehatan Segera Bergulir, Lampung Masih Tunggu Regulasi Pusat
Jalur tersebut menjadi satu-satunya akses utama untuk transportasi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi sehari-hari.
“Kami memohon kepada Bapak Gubernur Lampung dan Bapak Bupati Lampung Utara agar segera memperbaiki jalan penghubung ini. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi sudah menyangkut keselamatan warga,” tegas Yuriza dengan nada harap.
Ia menambahkan, meskipun hasil gotong royong warga tidak akan bertahan lama, setidaknya perbaikan sementara itu bisa mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Masyarakat Kecamatan Hulu Sungkai berharap, langkah gotong royong ini bisa menjadi perhatian pemerintah agar segera merealisasikan perbaikan jalan yang telah lama diabaikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
