Kabar Baik! KUR BRI 2025 Masih Dibuka untuk UMKM Seluruh Indonesia

Kabar Baik! KUR BRI 2025 Masih Dibuka untuk UMKM Seluruh Indonesia

Butuh modal usaha? Ajukan KUR BRI 2025, plafon Rp500 juta, bunga mulai 3% per tahun--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Kabar baik bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Nganjuk. Memasuki November 2025, Bank Rakyat Indonesia memastikan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 masih terus dibuka.

Program pembiayaan ini kembali menjadi andalan pemerintah dalam mendukung perputaran ekonomi rakyat dengan menawarkan bunga rendah, tenor panjang, serta proses pengajuan yang lebih mudah.

Program KUR sendiri dirancang sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Melalui kerja sama antara BRI dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, skema pinjaman ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mendapatkan tambahan modal kerja maupun pembiayaan investasi untuk mengembangkan usahanya.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Tertibkan Lahan Sabah Balau untuk Agro Park

Plafon Hingga Rp500 Juta, Tenor Fleksibel

Melalui KUR BRI 2025, pelaku UMKM bisa mengajukan pinjaman dengan batas maksimal mencapai Rp500 juta. Tersedia tiga jenis produk utama: KUR Supermikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil, yang masing-masing disesuaikan dengan skala kebutuhan serta kemampuan bayar debitur.

  • KUR Supermikro: pinjaman maksimal Rp10 juta, cocok bagi pelaku usaha pemula dengan bunga hanya 3% efektif per tahun.
  • KUR Mikro: plafon antara Rp10 juta hingga Rp100 juta, dengan bunga 6–9% per tahun.
  • KUR Kecil: untuk pelaku usaha yang sudah mapan, pinjaman mulai dari Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan bunga serupa, yaitu 6–9% per tahun.

Tenor pengembalian pinjaman dapat mencapai lima tahun, tergantung pada jenis usaha dan kemampuan cicilan. BRI juga memberikan fasilitas repeat order bagi debitur yang memiliki catatan pembayaran baik, sehingga mereka dapat mengajukan pinjaman berulang untuk menjaga kelancaran modal usaha.

BACA JUGA:5 Artis Indonesia Berstatus Single Father, Kompak dan Penuh Kasih untuk Anak-anaknya

Dukungan untuk Sektor Produktif

Salah satu fokus utama KUR BRI 2025 adalah peningkatan pembiayaan di sektor produktif seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kreatif.

BRI menargetkan sebagian besar dana KUR tahun ini tersalurkan ke sektor-sektor tersebut agar memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Untuk sektor produksi, nasabah KUR Mikro dapat mengajukan pinjaman hingga empat kali dengan total plafon maksimal Rp400 juta.

Sementara bagi sektor non-produktif, batas pengajuan maksimal dua kali dengan total plafon Rp200 juta. Fleksibilitas skema pinjaman ini dirancang agar pelaku usaha dapat menyesuaikan jadwal cicilan dengan arus kas bisnis mereka.

BACA JUGA:Diduga Gelapkan Dana PKH, Sekdes Labuhan Ratu Kampung Diperiksa Kejari Lampung Utara

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: