Lampung Fest 2025 Hadir Lebih Terbuka dan Interaktif, Dekatkan Layanan Publik ke Masyarakat
Rapat teknis penyelenggaraan Lampung Fest 2025--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Penyelenggaraan Lampung Fest 2025 tampil dengan wajah baru yang lebih terbuka, dinamis, dan interaktif.
Tahun ini, stan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung kembali menempati zona luar ruang, dengan konsep tata letak yang dirancang agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemprov Lampung untuk memperkuat kedekatan antara layanan publik dan warga, sejalan dengan semangat “Coffee and Tourism” yang diusung dalam festival tahun ini.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, menjelaskan bahwa penataan baru ini menekankan visibilitas, interaksi langsung, dan keterlibatan masyarakat dalam mengenal program pemerintah.
BACA JUGA:DPRD Bandar Lampung Bahas Pandangan Fraksi soal Raperda APBD 2026
“Kami ingin suasana festival terasa inklusif. Dengan posisi di ruang terbuka, masyarakat bisa lebih mudah berdialog dan melihat langsung inovasi program pemerintah,” ujar Bobby di Sekretariat Forum Lampung Kreatif (FOLK), Selasa 4 November 2025.
Menurut Bobby, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan keterbukaan informasi publik melalui kegiatan kreatif seperti Lampung Fest.
“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas: setiap kegiatan pemerintah harus memberi ruang partisipatif dan memperlihatkan hasil kerja secara terbuka kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain menampilkan program prioritas dan capaian pembangunan, setiap OPD juga akan menggelar demo layanan publik, pameran inovasi daerah, dan produk unggulan UMKM binaan di masing-masing tenda.
BACA JUGA:Lampung Darurat Jalan Rusak, Gubernur Mirza Gas Pol Pinjam Rp1 Triliun demi Ekonomi Petani
Zona pameran OPD ditempatkan di area strategis — berdampingan dengan pameran multiproduk, zona UMKM dan kuliner, serta berada di jalur utama pengunjung dari gerbang Jalan Soekarno-Hatta.
“Dengan penataan seperti ini, masyarakat bisa lebih dekat mengenal kinerja dan layanan pemerintah. Semua saling terhubung dalam semangat kolaborasi,” ujar Bobby.
Bobby menambahkan, Lampung Fest 2025 diharapkan menjadi ruang publik yang hidup, tempat pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat berkolaborasi dalam suasana kreatif dan meriah.
Festival tahunan ini akan digelar pada 11–25 November 2025, menghadirkan atraksi seni budaya, pameran ekonomi kreatif, festival kuliner hingga konser musik Lampung phoria yang menampilkan deretan artis nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
