Untitled Bakery: Game Roblox Santai Bertema Toko Roti
Bangun toko roti, layani pelanggan, dan nikmati atmosfer vintage di Untitled Bakery Roblox.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID — Dunia game Roblox kembali menghadirkan kejutan manis lewat kehadiran “Untitled Bakery”, sebuah permainan simulasi pengelolaan toko roti yang tengah naik daun sejak awal tahun 2025.
Diciptakan oleh kreator MadLukey3 dan dikembangkan di bawah bendera Luke’s Baking Group, game ini berhasil mencuri perhatian para pemain berkat konsep sederhana namun adiktif — yakni mengelola toko roti sendiri sambil melayani pelanggan di tengah suasana klasik khas Inggris era 1880-an.
BACA JUGA:Don’t Wake the Brainrots! Game Horor Roblox Paling Tegang Tahun 2025
Dari Adonan Hingga Keuntungan: Inti Permainan yang Menenangkan
Berbeda dari mayoritas game Roblox yang berorientasi pada aksi dan pertarungan, Untitled Bakery menawarkan suasana bermain yang jauh lebih santai dan menenangkan. Pemain diajak menjadi seorang pembuat roti (baker) yang memulai bisnis kecil dari nol.
Tugas utamanya? Membuat roti, kue, dan berbagai hidangan manis lainnya sesuai pesanan pelanggan yang datang ke toko. Namun, kesuksesan tidak diraih dengan mudah. Pemain harus mengatur bahan baku, mengelola keuangan, meningkatkan peralatan dapur, dan yang terpenting — memastikan setiap pelanggan puas.
Jika pelanggan diberi pesanan yang salah atau pelayanan lambat, mereka bisa marah dan menolak membayar. Hal ini menuntut pemain untuk teliti dan strategis dalam menjalankan operasional toko sehari-hari.
“Keseruannya ada di keseimbangan antara kecepatan dan ketepatan,” tulis salah satu pemain di forum komunitas Roblox. “Rasanya seperti benar-benar punya toko roti sendiri, tapi tanpa perlu bangun jam tiga pagi untuk memanggang roti.”
BACA JUGA:Dead Sewers, Game Roblox Penuh Misteri dan Bahaya di Bawah Tanah
Simulasi Manajemen yang Detail dan Seru
Untitled Bakery bukan sekadar permainan memasak. Game ini menghadirkan sistem manajemen bisnis mikro yang membuat pemain harus memikirkan langkah demi langkah untuk mempertahankan profit.
Hasil penjualan digunakan untuk memperbesar toko, membeli bahan premium, atau membuka resep baru. Pemain juga bisa meng-upgrade dapur, memperluas area pelanggan, dan mempercantik interior toko agar semakin menarik.
Selain itu, game ini memperkenalkan “recipe book” atau buku resep, di mana pemain dapat mengoleksi berbagai jenis roti dan kue — mulai dari roti klasik, kue lapis, hingga hidangan dekoratif dengan tampilan menawan.
“Semakin tinggi level pemain, semakin kompleks pesanan pelanggan,” ujar salah satu kreator Luke’s Baking Group dalam forum pengembang. “Kami ingin pemain merasakan tantangan sekaligus relaksasi saat bermain.”
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
