Ada Apa di Puncak Tertinggi di Bumi: Misteri dan Fakta Mount Everest
Di balik keindahan Everest, ada kisah perjuangan dan ancaman yang nyata--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Gunung Everest — nama yang langsung menggambarkan keagungan, tantangan, dan misteri alam semesta.
Berdiri megah di ketinggian 8.848,86 meter di atas permukaan laut, gunung ini menjadi puncak tertinggi di Bumi, tempat di mana langit dan bumi seakan bersatu.
Namun, di balik keindahan dan kebanggaannya, tersimpan berbagai cerita, fenomena ekstrem, hingga rahasia ilmiah yang menakjubkan.
Mount Everest terletak di Pegunungan Himalaya, di perbatasan Nepal dan Tibet (Tiongkok). Puncaknya disebut Sagarmatha oleh warga Nepal dan Chomolungma oleh penduduk Tibet — keduanya berarti “Dewi Langit”.
BACA JUGA:Ada Apa di Gurun Sahara? Rahasia dan Keajaiban di Balik Padang Pasir Terluas di Dunia
Udara di puncak Everest begitu tipis, dengan kadar oksigen hanya sepertiga dari di permukaan laut, membuat setiap langkah menjadi perjuangan berat bagi para pendaki.
Suhu di sana bisa turun hingga -60 derajat Celcius, dan angin kencang mencapai 200 km/jam.
Wilayah di atas ketinggian 8.000 meter dikenal sebagai “death zone” atau zona kematian. Di ketinggian ini, tubuh manusia perlahan kehilangan kemampuan untuk bertahan hidup, karena kekurangan oksigen dan tekanan udara yang sangat rendah.
Banyak pendaki yang gugur di area ini karena hipoksia (kekurangan oksigen), radang paru akibat udara dingin, atau keletihan ekstrem.
BACA JUGA:Misteri Sungai Amazon: Rahasia yang Tak Pernah Habis di Jantung Hutan Dunia
Bahkan, karena kondisi berbahaya, banyak jasad pendaki tidak pernah diturunkan dan kini menjadi penanda rute bagi generasi berikutnya.
Meskipun ekstrem, penelitian menunjukkan bahwa kehidupan tetap ada di ketinggian Everest.
Beberapa jenis mikroorganisme dan lumut ekstremofil ditemukan mampu bertahan di permukaan bebatuan yang diselimuti es.
Hal ini menunjukkan betapa tangguhnya kehidupan di planet kita, bahkan di tempat yang tampak mustahil sekalipun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




