Sejumlah Warga Sukarame Baru Mulai Bongkar Rumah Jelang Penertiban Tahap II

Sejumlah Warga Sukarame Baru Mulai Bongkar Rumah Jelang Penertiban Tahap II

Menjelang penertiban lahan tahap II di Sukarame Baru dan Sabah Balau, sejumlah warga mulai bongkar rumah secara mandiri--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Menjelang pelaksanaan penertiban lahan tahap II di wilayah Sukarame Baru dan Sabah Balau, sejumlah warga mulai melakukan pembongkaran rumah mereka secara mandiri.

Langkah ini diambil untuk menghindari kerugian lebih besar saat proses penertiban dilakukan oleh petugas.

Meski demikian, sebagian warga mengaku masih keberatan dengan besaran uang kompensasi yang diberikan pemerintah Provinsi Lampung, yakni Rp2,5 juta per bangunan.

Mereka menilai jumlah tersebut tidak sebanding dengan nilai bangunan yang harus mereka relakan.

BACA JUGA:Polresta Bandar Lampung Gencarkan Sosialisasi Layanan Pengaduan Digital Dumas Propam Polri

“Saya bongkar sendiri biar materialnya masih bisa dipakai lagi. Tapi jujur, uang dua juta setengah itu terlalu kecil. Bangun rumah saja butuh puluhan juta,” ujar salah satu warga Sukarame Baru pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Selanjutnya dirinya menambahkan bahwa Mereka berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali nilai kompensasi atau memberikan solusi yang lebih manusiawi bagi warga terdampak.

“Kami tahu ini lahan pemerintah, tapi tolong juga lihat kondisi masyarakat kecil,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak pemerintah daerah melalui tim penertiban sebelumnya telah menyampaikan bahwa tahap II penertiban ini merupakan tindak lanjut dari program penataan lahan milik negara yang telah berlangsung sejak pertengahan tahun 2025.

BACA JUGA:Penyelenggara LKP Dorong Sosialisasi untuk Tertibkan Lembaga Tak Berizin

Penertiban dilakukan secara bertahap dengan pendekatan persuasif, agar warga dapat membongkar bangunannya tanpa paksaan.

Pemerintah juga menegaskan bahwa uang kompensasi yang diberikan bukan merupakan ganti rugi lahan, melainkan bantuan kemanusiaan untuk membantu proses relokasi warga.

Hingga saat ini, sejumlah rumah di kawasan Sukarame Baru terlihat sudah mulai dibongkar oleh pemiliknya.

Beberapa lainnya masih bertahan sambil menunggu kepastian lanjutan dari pihak berwenang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait