Idul Fitri
Idul Fitri
IDUL FITRI

Empat Tersangka Pengeroyokan Ferdi Afridho Ditangkap, Enam Lainnya Masih Buron

Empat Tersangka Pengeroyokan Ferdi Afridho Ditangkap, Enam Lainnya Masih Buron

Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Fabian Yafi Adinata, S.Tr.K.-Foto Dok-

MEDIALAMPUNG.CO.IDPolres Pesisir Barat (Pesbar) berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tragis yang menewaskan seorang remaja bernama Ferdi Afridho (16). 

Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu dini hari, 2 April 2025, di tepi Jalan Raya Pekon Kebuayan, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat.

Empat tersangka yang telah ditangkap berinisial DS (17), BWN (18), PP (18), dan MD (25). Mereka ditangkap di wilayah Kota Tangerang, Provinsi Banten, usai penyelidikan intensif oleh tim Satuan Reserse Kriminal. 

Polisi mengungkap bahwa mereka diduga kuat turut serta dalam kekerasan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa. 

BACA JUGA:Kasus Diksar Mahepel: Unila Siapkan Sanksi Jika Mahasiswa Terbukti Bersalah

Sementara itu, enam pelaku lain masih dalam pencarian, termasuk terduga pelaku utama yang saat ini berstatus buron.

Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Fabian Yafi Adinata, S.Tr.K., menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula saat korban bersama beberapa temannya — termasuk RK, NK, PAU, ENP, dan AA — menghadiri pertunjukan organ tunggal di Pekon Kebuayan. 

Sekitar pukul 01.30 WIB, Ferdi bersama AA dan NK memutuskan untuk menuju lokasi hiburan lain di Pekon Penyancang dan berjalan ke tempat parkir sepeda motor.

Saat tiba di lokasi parkir, Ferdi berniat mengambil kunci motor milik PAU yang tergantung di sepeda motor. 

BACA JUGA:Polisi Buru Pelaku Aksi Begal di RS Bhayangkara Polda Lampung

Saat itu, salah satu pelaku berinisial I (yang kini DPO), mendatangi korban, menarik kerah bajunya dan menanyakan apakah dia teman Faris. Ferdi menjawab bahwa dirinya bukan teman Faris, hanya diminta mengambil kunci motor. 

Namun pelaku tidak mempercayainya dan langsung memukul wajah korban. Tindakan itu memicu serangan beramai-ramai dari pelaku lainnya.

Akibat pengeroyokan brutal tersebut, Ferdi mengalami luka parah, terutama di bagian kepala dan wajah. 

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka robek di belakang kepala, pembengkakan di kelopak mata kanan, dan tanda-tanda benturan benda tumpul. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: