Longsor Sempat Tutup Jalan Liwa-Krui, Pengendara Diminta Waspada
Longsor kembali terjadi di jalur Liwa-Krui, arus lalu lintas sempat terhenti total-Foto Dok-
PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Bencana tanah longsor kembali terjadi dan menutup badan jalan utama di ruas Liwa-Krui, tepatnya di Kilometer Pal 5, Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), pada Senin sore, 6 Oktober 2025.
Longsor ini merupakan kejadian susulan di titik yang sama, setelah sebelumnya longsor terjadi pada Kamis, 2 Oktober 2025 lalu.
Camat Way Krui, Afriyansyah, menyampaikan, hujan deras yang mengguyur menjadi penyebab terjadinya longsor susulan di lokasi rawan tersebut, sehingga kendaraan dari kedua arah tidak bisa melintas.
“Hujan deras yang mengguyur menyebabkan tanah di lereng tebing kembali bergerak dan menimbun badan jalan. Ini adalah lokasi yang sama yang sebelumnya juga terdampak longsor pada Kamis lalu. Jadi, memang ini titik rawan yang perlu diwaspadai,” kata dia.
BACA JUGA:Sekdaprov Lampung Dorong ASN Berintegritas Lewat Buku “Jejak Integritas” dan “Cerita di Pringsewu”
Material longsor berupa tanah dan batu menutupi sebagian besar badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas antar kabupaten yang menghubungkan Liwa (Lampung Barat) dan Krui (Pesisir Barat).
Warga sekitar, petugas siaga bencana, dan sejumlah pengendara yang melintas dengan sigap bergotong royong membersihkan material longsor secara manual agar kendaraan bisa kembali melintas.
“Meski jalan sudah bisa dilalui kembali, pengendara tetap diminta untuk berhati-hati. Saat ini kondisi jalan masih licin karena tertutup lumpur sisa longsor. Kami khawatir jika turun hujan lagi, potensi longsor susulan masih ada,” tambahnya.
Afriyansyah berharap warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan longsor tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem, dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda longsor.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Siap Gelar LEIF 2025, Pamerkan Proyek Strategis ke Investor
“Hingga Senin malam, arus lalu lintas sudah kembali normal, pembersihan menggunakan alat berat perlu dilakukan agar badan jalan benar-benar bersih,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




