Hujan Deras Picu Banjir, Sejumlah Rumah Warga Terendam Air
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesisir Barat selama beberapa jam pada Selasa (30/9/2025) sore, kembali menimbulkan bencana banjir di Kecamatan Way Krui. Foto Dok--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesisir Barat selama beberapa jam pada Selasa (30/9/2025) sore, kembali menimbulkan bencana banjir di Kecamatan Way Krui.
Aliran Sungai Way Gunung yang melintasi Pekon Labuhan Mandi meluap hingga menggenangi permukiman warga.
Dari pantauan di lapangan, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan merendam sejumlah rumah di sekitar bantaran sungai.
Sejumlah warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga, seperti sepeda motor, peralatan rumah tangga, hingga ponsel yang terendam air.
BACA JUGA:Begini Kronologi Siswa SMPN 12 Krui yang Tewas Usai Perkelahian
Peratin Labuhan Mandi, Yudi Saputera, menyampaikan bahwa banjir datang dengan cepat setelah debit air Way Gunung meningkat tajam akibat hujan lebat.
“Air naik mendadak, sehingga banyak warga tidak sempat mengamankan harta bendanya. Beberapa di antaranya terpaksa meninggalkan rumah hanya dengan membawa pakaian seadanya,” ujarnya.
Situasi ini membuat sebagian besar warga terdampak memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman, seperti rumah kerabat maupun balai pekon.
Pemerintah pekon bersama aparat setempat segera turun membantu proses evakuasi sekaligus melakukan pemantauan kondisi banjir.
BACA JUGA:KUR BRI 2025, Peluang Modal Usaha Rp10 Juta dengan Cicilan Ringan
Menurut Yudi, banjir yang terjadi bukan kali pertama. Permukiman warga yang berada di bantaran Way Gunung memang rentan terdampak saat hujan deras dengan intensitas tinggi.
“Sudah sering kejadian seperti ini, terutama ketika curah hujan tinggi. Posisi rumah yang berada dekat dengan aliran sungai membuat risiko banjir semakin besar,” jelasnya.
Hingga Selasa malam, hujan deras masih mengguyur wilayah Pesisir Barat. Aparat pekon bersama masyarakat terus melakukan gotong royong membantu warga terdampak dan memastikan keselamatan mereka.
Pemerintah setempat juga diharapkan segera turun tangan untuk memberikan bantuan darurat, terutama bagi keluarga yang rumahnya terendam cukup parah. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
