HIPMI Soroti Peluang Bisnis dari Tren Kendaraan Listrik di Indonesia

HIPMI Soroti Peluang Bisnis dari Tren Kendaraan Listrik di Indonesia

Ilustrasi mobil listrik.//Foto: Freepik/Frimufilms--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap teknologi ramah lingkungan. 

Tren ini bukan hanya menggeser dominasi kendaraan berbahan bakar fosil, tetapi juga membuka potensi bisnis baru yang menjanjikan.

Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang Otomotif, Hasstriansyah, menilai perkembangan ini sebagai ladang cuan bagi pelaku usaha. 

Menurutnya, ekosistem kendaraan listrik yang berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) memberikan peluang yang sangat luas.

BACA JUGA:Tips Mengolah Ati Ampela Bebas Pahit dan Amis

“Ekosistem kendaraan listrik memiliki potensi luar biasa. Pengusaha bisa masuk di berbagai lini, mulai dari pemasok komponen, distributor, hingga penyedia atau operator Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU),” ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (14/8/2025).

Tidak hanya itu bahkan sektor teknologi informasi juga sudah memiliki peran penting dalam pengoperasian SPKLU. 

Hasstriansyah menekankan bahwa keberadaan aplikasi pendukung sangat diperlukan agar pengisian daya berjalan efisien dan terintegrasi.

“SPKLU itu tidak hanya soal hardware. Ada aspek IT yang harus dikelola, misalnya aplikasi untuk reservasi, pembayaran, hingga monitoring penggunaan,” jelasnya.

BACA JUGA:Menjajal BYD Atto 1: Mobil Listrik Rp190 Jutaan yang Tembus Joglosemar

Selain infrastruktur, peluang bisnis juga terbuka di sektor pendukung. Kehadiran SPKLU di berbagai lokasi strategis berpotensi meningkatkan kunjungan ke restoran, kafe, dan gerai kopi.

Pemilik usaha tersebut dapat memanfaatkan waktu tunggu pengisian daya yang biasanya memakan waktu cukup lama. 

Bahkan, penyedia perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) pun ikut kebagian pasar karena menjadi salah satu standar wajib SPKLU.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Juni 2025, penjualan mobil listrik murni (BEV) mencapai 36.611 unit dari total 374.740 kendaraan roda empat yang terjual.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: