Gerakan Pangan Murah di Lampung, Polri Salurkan 74 Ton Beras untuk Warga
Gerakan Pangan Murah di Lampung distribusikan puluhan ton beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah-Foto Dok-
MEDIALAMPUNG.CO.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama jajaran Polres terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok.
Sejak dimulai pada 8 Agustus 2025, ribuan kilogram beras telah disalurkan ke masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Lampung.
Puncak kegiatan ini akan berlangsung pada Kamis, 14 Agustus 2025, dengan kick off GPM di Polda Lama dan serentak di 35 titik Polres jajaran. Target distribusi kali ini mencapai 74 ton beras.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menjelaskan bahwa GPM merupakan instruksi langsung Kapolri agar Polri hadir membantu masyarakat secara nyata.
BACA JUGA:Jelang HUT RI ke-80, Kelurahan Kemiling Permai Pasang Dekorasi Kemerdekaan
“GPM ini menjadi langkah konkrit Polri untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat,” ujarnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa secara nasional, Polri telah menyalurkan sekitar 2.225 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Ia berharap kegiatan ini bisa dimaksimalkan hingga ke tingkat polsek agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah.
“Harapan kita, harga beras baik medium maupun premium dapat sesuai bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat tetap bisa membeli beras dengan harga terjangkau,” kata Sigit.
BACA JUGA:Kejari Lampung Utara Periksa 2 Anggota DPRD Terkait Dugaan Korupsi Rehab Gedung RSUD Ryacudu
Menurutnya, masih tersedia sekitar 1,3 juta ton beras SPHP yang akan disalurkan hingga akhir tahun. Polri akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, Bulog, dan tokoh masyarakat untuk mendukung program pangan nasional ini.
“Polri akan terus menjalankan kebijakan pemerintah demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Sigit.
Dengan dukungan semua pihak, GPM diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok, dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




