Tureloto, Kolam Alam Eksotis yang Memikat di Nias Utara
Pantai Tureloto. / Foto -- instagram @superadventure_id ----
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pulau Nias di Sumatera Utara memiliki banyak destinasi memukau, salah satunya adalah Pantai Tureloto.
Terletak di Kabupaten Nias Utara, pantai ini menyuguhkan panorama laut tenang, batu karang unik, dan suasana alami yang jarang ditemukan di tempat wisata lain.
Tak heran, Tureloto sering disebut sebagai “kolam renang alami terbesar” di Nias Utara.
Pantai Tureloto memiliki daya tarik utama berupa formasi batu karang yang memanjang di sepanjang garis pantai.
BACA JUGA:Desa Jatimulyo Gelar Jum'at Bersih di Sekitar Balai Desa
Batu karang ini berperan sebagai benteng alami yang memecah ombak besar dari Samudra Hindia. Hasilnya, perairan di pantai ini menjadi begitu tenang dan aman, bahkan untuk anak-anak atau wisatawan yang belum mahir berenang.
Selain tenang, air laut di Tureloto terkenal sangat jernih dengan gradasi warna biru kehijauan yang memanjakan mata.
Pengalaman berenang di sini terasa berbeda, seperti berada di kolam renang luas yang terbuka ke laut lepas, namun tetap terlindungi dari gelombang.
Pantai Tureloto menjadi magnet bagi berbagai kalangan wisatawan. Mulai dari keluarga lokal yang ingin menikmati waktu santai, hingga wisatawan domestik dan mancanegara yang mencari tempat wisata unik di Sumatera Utara.
BACA JUGA:Heboh Promo Buy 1 Get 1 Sepatu, Sport Station MBK Diserbu Pengunjung
Data Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Utara mencatat, kunjungan wisatawan ke pantai ini meningkat cukup signifikan.
Pada tahun 2019 tercatat sekitar 6.000 wisatawan, sementara pada 2023 melonjak menjadi lebih dari 9.000 pengunjung, meskipun sempat menurun akibat pandemi.
Selain wisatawan biasa, Pantai Tureloto juga digemari oleh para pecinta snorkeling dan diving. Air laut yang tenang dan jernih memudahkan wisatawan menikmati keindahan terumbu karang dan ikan-ikan kecil yang hidup di sekitar pantai.
Pantai Tureloto berada di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara. Dari Kota Gunungsitoli—pusat aktivitas Pulau Nias—pantai ini dapat ditempuh sekitar dua hingga tiga jam perjalanan darat sejauh 71 kilometer.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




