Misteri Terpecahkan: Lubang Hitam 'Jomblo' Pertama Ditemukan Mengembara di Alam Semesta
Ilustrasi : lubang hitam soliter. - Foto Freepik.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Jagat raya kembali mengungkap rahasianya. Untuk pertama kalinya, para astronom berhasil membuktikan keberadaan sebuah lubang hitam soliter lubang hitam yang melintasi ruang angkasa tanpa ditemani bintang apa pun.
Temuan ini bukan hanya langka, tapi juga membuka jendela baru dalam memahami perilaku lubang hitam di alam semesta yang luas dan penuh misteri.
Objek kosmik ini memiliki massa sekitar 7,15 kali dari Matahari dan berada sekitar 4.958 tahun cahaya dari Bumi.
Uniknya lubang hitam ini melesat dengan kecepatan yang tinggi, mencapai 51 kilometer per detik nyaris tanpa terdeteksi karena tidak memancarkan cahaya.
BACA JUGA:Beraksi di Lima Lokasi, Dua Spesialis Curanmor Diringkus Polisi, Dua Lainnya Masih Buron
Berbeda dari kebanyakan lubang hitam yang ditemukan bersama pasangan bintangnya atau dalam sistem biner, objek ini benar-benar sendiri.
Ia teridentifikasi bukan melalui cahaya, melainkan lewat efek pelensaan mikro gravitasi sebuah fenomena langka di mana cahaya bintang yang berada di belakangnya dibiaskan dan diperbesar oleh gravitasi kuat lubang hitam tersebut.
Peristiwa ini pertama kali tercatat pada 2011 dalam dua survei besar, OGLE dan MOA.
Namun, butuh waktu bertahun-tahun dan observasi mendalam dari Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk memastikan bahwa yang diamati benar-benar lubang hitam tunggal, Total Hubble melakukan delapan kali pengamatan dalam kurun waktu enam tahun ditambah tiga pengamatan tambahan hingga total pengamatan berlangsung selama 11 tahun.
BACA JUGA:Keindahan Murni Diamond Beach di Nusa Penida
Meski sempat muncul teori bahwa objek itu mungkin bintang neutron karena massanya itu sempat diduga terlalu kecil data terbaru menunjukkan bahwa massa sebenarnya mencapai sekitar tujuh kali massa Matahari cukup untuk diklasifikasikan sebagai lubang hitam,
Tantangan besar dalam studi ini adalah mereduksi cahaya dari bintang-bintang di sekitarnya yang jauh lebih terang.
Tim astronom harus melakukan pemrosesan data yang sangat teliti untuk memastikan hasilnya akurat dan bebas gangguan.
Meski ini adalah lubang hitam soliter pertama yang berhasil diidentifikasi, para ilmuwan percaya masih ada jutaan lainnya yang berkeliaran tanpa terlihat di kedalaman ruang. Penelitian ini, yang telah dipublikasikan di The Astrophysical Journal, menjadi langkah besar dalam pencarian pengembara gelap lainnya di alam semesta.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
