Beras Premium RI Mulai Masuk Pasar Ekspor, Negara Tetangga Mulai Melirik
Beras premium Indonesia mulai diekspor ke ASEAN-Ilustrasi: Canva@Budi Setiawan-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Tanpa banyak sorotan, Indonesia ternyata telah aktif mengekspor beras premium ke sejumlah negara Asia Tenggara.
Kualitas tinggi dari beras lokal membuatnya menjadi incaran negara-negara tetangga yang tengah mengalami tekanan pangan, salah satunya Malaysia.
Kementerian Perdagangan mengonfirmasi bahwa beras premium dan eksotis buatan dalam negeri kini telah menembus pasar ekspor.
Meski volume ekspornya belum dipaparkan secara rinci, pemerintah memastikan bahwa pengiriman beras ke luar negeri telah dilakukan, khususnya untuk varian-varian unggulan yang memiliki daya saing tinggi di pasar ASEAN.
Ketertarikan terhadap beras Indonesia juga sejalan dengan situasi krisis pangan yang tengah melanda beberapa negara di kawasan.
Malaysia, misalnya, saat ini tengah menghadapi lonjakan harga dan kelangkaan stok beras. Permintaan resmi dari negara tersebut pun sudah diajukan kepada pemerintah Indonesia.
Namun, di tengah besarnya minat eksternal, Indonesia tetap mengedepankan kepentingan nasional.
Pemerintah menyatakan bahwa ketahanan pangan dalam negeri menjadi prioritas utama. Langkah ekspor hanya akan dilakukan setelah stok dalam negeri benar-benar dipastikan aman.
BACA JUGA:Penyaluran KUR BRI Capai Rp42,23 Triliun Dorong Pertumbuhan Ekonomi Petani dan UMKM
Lonjakan Produksi Dorong Kepercayaan Ekspor
Sementara itu, dalam negeri tengah menikmati tren positif dalam produksi beras.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga Mei 2025, produksi beras diperkirakan mencapai 16,62 juta ton — meningkat 12,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan ini didorong oleh peningkatan luas panen, terutama di Pulau Jawa, yang berkontribusi besar terhadap total produksi nasional.
Pada periode Maret hingga Mei saja, produksi diprediksi mencapai 13,14 juta ton.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




