Nasi Ndoreng, Kuliner Jawa Kaya Aroma dan Tradisi

Nasi Ndoreng, Kuliner Jawa Kaya Aroma dan Tradisi

Nasi Ndoreng, kuliner Jawa bercita rasa gurih dan harum dari proses tumis tradisional-Ilustrasi Gemini AI-

MEDIALAMPUNG.CO.IDNasi Ndoreng adalah salah satu hidangan tradisional yang berasal dari wilayah Jawa Tengah, terutama dikenal di daerah pedesaan yang masih menjaga warisan kulinernya secara turun-temurun. 

Makanan ini memiliki karakter unik karena disajikan dengan cara sederhana, namun memiliki rasa khas berkat perpaduan bumbu tradisional dan lauk pendampingnya.

BACA JUGA:11 Rekomendasi Lipstik Glossy Tahan Lama untuk Semua Acara

Asal-Usul dan Nama “Ndoreng”

Nama “ndoreng” merujuk pada teknik memasak dan cara penyajiannya. 

Biasanya nasi yang digunakan bukan hanya nasi putih biasa, tetapi nasi yang diolah kembali dengan bumbu tertentu sehingga menghasilkan aroma lebih harum dan rasa yang lebih gurih. 

Dalam beberapa sumber masyarakat lokal, istilah “ndoreng” juga menggambarkan proses mengolah nasi yang ditumis sehingga warnanya tampak sedikit kecokelatan dan mengeluarkan aroma khas yang menggugah selera.

BACA JUGA:Solar Subsidi Langka, Gubernur Mirza Minta Aparat Bongkar Penyalahgunaan Distribusi

Ciri Khas Nasi Ndoreng

Berbeda dengan nasi putih biasa atau nasi uduk, Nasi Ndoreng hadir dengan tekstur lebih pulen dan cita rasa rempah yang lembut. 

Ciri khasnya meliputi:

1. Bumbu Tumis Sederhana, tapi Kaya Rasa

Nasi biasanya ditumis dengan bawang merah, bawang putih, sedikit garam, dan terkadang tambahan rempah seperti daun salam atau serai. 

Proses penumisan ini membuat nasi lebih wangi dan terasa gurih alami meski tanpa banyak bahan tambahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: