Surga Wisata Air di Tengah Alam Tapin
Waruk Riam Kanan. / Foto --- instagram @wisata_kalsel--
Bagi pencinta alam, area camping ground menjadi pilihan menarik untuk merasakan malam di bawah langit penuh bintang.
Restoran dan warung makan di sekitar lokasi menyajikan menu khas Kalimantan Selatan seperti ikan bakar segar, soto Banjar, dan kudapan tradisional.
Selain menjadi tujuan wisata, Waduk Riam Kanan berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Airnya mengairi sawah dan ladang, sementara pembangkit listriknya membantu pasokan energi di Kalimantan Selatan.
Keberadaan destinasi ini juga mendorong tumbuhnya usaha lokal seperti penyewaan perahu, penginapan, dan kuliner.
BACA JUGA:Keanekaragaman Budaya Indonesia: Warisan yang Perlu Dijaga
Dari Banjarmasin, perjalanan menuju Waduk Riam Kanan memakan waktu sekitar dua jam. Jalan yang dilalui cukup baik, meski terdapat beberapa tanjakan dan tikungan tajam.
Waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau, antara Juni hingga September, saat cuaca cerah dan panorama terlihat maksimal.
Mengunjungi Waduk Riam Kanan berarti menikmati ketenangan, keindahan, dan keramahan masyarakat lokal. Dari aktivitas wisata air hingga momen senja yang menawan, setiap sudutnya menyimpan cerita yang akan membekas lama.
Di tengah maraknya destinasi modern dengan hiburan buatan, Waduk Riam Kanan tetap mempertahankan pesona alaminya—sebuah alasan kuat mengapa tempat ini layak masuk daftar kunjungan utama saat berada di Kalimantan Selatan.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




