Pesona Curup Goa Batu Putri, Objek Wisata Baru di Negeri 1000 Air Terjun
Medialampung.co.id - Julukan Negeri 1000 Air Terjun yang melekat pada Kabupaten Waykanan memang bukan pepesan kosong.
Para pemuda setempat kembali menemukan air terjun (Curup) yang walaupun tidak terlalu tinggi namun sangat representatif untuk dijadikan objek wisata alam, sebagai ganti langkanya tempat rekreasi modern di Waykanan.
Terbaru, muda mudi Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung Waykanan, berhasil menemukan Objek wisata Curup Goa Batu Putri yang terletak di Dusun 07 Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung mempunyai keunikan tersendiri. Pasalnya, di setiap tingkatan pemandian air terjun tersebut terdapat kolam.
Curup Goa Batu Putri yang terletak di Dusun 07 Kampung Bandar Dalam masih alami. Lokasinya dikelilingi pepohonan nan rindang dan juga perkebunan karet. Suasananya sejuk, sehingga membuat diri anda rileks dan nyaman.
“Pengunjung yang datang ke objek wisata Curup Goa Batu Putri belum banyak, baru sekitaran warga kampung Bandar Dalam dan sekitarnya, Curup Goa Batu Putri ini pun tergolong baru dan masih banyak orang yang belum tahu," ujar Febri warga Kampung Bandar Dalam,
Jaraknya pun tidak jauh dari Pemukiman penduduk, untuk menuju ke tempat wisata Curup Goa Batu Putri, pengunjung harus menempuh jarak sekitar kurang lebih 150 meter atau 2 menit dari jalan utama kampung Bandar Dalam memakai kendaraan roda dua karena akses jalannya belum layak untuk dilalui kendaraan roda 4.
Pebri menjelaskan, selain mempesona, Curup Goa Batu Putri ini memiliki karakteristik. Setiap tingkatannya terletak terpisah, namun masih dalam satu lokasi yang sama.
“Jika pengunjung ingin menikmati keindahannya maka harus mendaki lagi sesuai aliran sungai. Ketinggian air terjunnya berkisar antara 2-5 meter. Untuk pengunjung yang ramai datang biasanya hari Minggu walaupun masih wisatawan lokal," ungkapnya.
Karena baru ditemukan, lanjut Pebri, objek wisata ini memang belum dikelola secara profesional, dan belum dilengkapi fasilitas penunjang untuk menarik wisatawan.
“Mungkin dengan semakin ramainya pengunjung Pemerintah Kampung kelak di kemudian hari dapat mengelola melalui pemenuhan kebutuhan wisata mulai dari pondokan, tempat ibadah, maupun MCK akses jalan maupun keamanan dengan melibatkan Karang Taruna dan pemilik lahan dan diharapkan dengan penataan yang baik itu nantinya akan semakin meningkatkan daya tarik pengunjung yang datang ke sini,” kata Pebri.
Sementara Ibrahim, Kepala Kampung Bandar Dalam, sangat mendukung rencana tersebut dan merasa bengga dengan anak-anak muda di kampungnya.
Hanya saja dengan kondisi Pandemi corona ini, pihaknya masih harus berhitung dengan dana desa yang ada.
“Pada dasarnya kami dukung, dan nanti kalau kita sudah benar benar dapat lepas dari pandemi pasti akan kita pikirkan, apalagi hal itu selain dapat membuat bandar Dalam ini dikenal luas diluar juga dapat menambah income Kampung serta dapat menjadi roda ekonomi baru warga bandar Dalam,” tegas Ibrahim.(sah/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
