Warga Bali Sadar Utara Gotong Royong Perbaiki Jalan Berlobang
Medialampung.co.id - Belum juga diperbaikinya jalan Kabupaten yang ada di Kampung yang dinakhodainya, I Ketut Renu Astika Kepala Kampung Bali Sadar Utara bersama tokoh masyarakat dusun madya agung 1 Bali Sadar Utara, akhirnya menginisiasi mengajak warganya bergotong-royong menimbun jalan kabupaten yang berlubang untuk memperlancar akses perekonomian serta kehidupan sosial masyarakatnya, Minggu (2/1), sekaligus mengawali tahun baru 2022.
“Sebenarnya kami, khususnya saya sendiri merasa sangat Prihatin atas kondisi jalan yang berlubang dan menjadi kubangan setiap musim hujan, akan tetapi jalan ini jalan Kabupaten yang tentunya tidak bisa diperbaiki dengan menggunakan Dana Desa, akhirnya kami sepakat melakukan gotong royong seperti hari ini, dan kami berencana akan memastikan kalau gotong royong ini akan kami hidupkan di Kampung Bali Sadar Utara,” ujar I Ketut Renu Astika Kepala Kampung Bali Sadar Utara yang dengan menggunakan uang pribadi mereka dalam memperbaiki jalan Kabupaten tersebut.
Untuk itu, dirinya kembali menegaskan jika masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Waykanan untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut.
Dalam pada itu Jalan yang berlubang dan digenangi oleh air ini selain merupakan jalan utama yang berada di Kampung Bali Sadar Utara juga merupakan jalan penghubung Kecamatan Banjit, Kasui dan Baradatu.
Warga sendiri bergotong royong memperbaiki jalan dengan menggunakan bahan dan peralatan seadanya. Tampak warga menimbun jalan yang berlubang itu dengan menggunakan pecahan batu, dan dipadatkan menggunakan alat seperti cangkul.
Komang warga setempat, mengungkapkan jika perbaikan jalan ini merupakan inisiatif dari pemerintah kampung dan masyarakat sendiri. Ia mengatakan, jalan ini menjadi andalan warga untuk membantu memperlancar proses perekonomian. Masyarakat berinisiatif untuk menimbun jalan berlubang ini karena jalan ini sudah lama tidak diperbaiki oleh instansi terkait.
"Perbaikan jalan ini inisiatif Kepala Kampung dan masyarakat, jadi masyarakat gotong royong untuk menimbun jalan ini. Karena menunggu perhatian dari pihak yang berwenang, tidak juga kunjung datang," ujar Komang.
Dirinya menyebutkan, dengan adanya inisiatif gotong royong perbaikan jalan dari masyarakat ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat lainnya.
Dalam pada itu macetnya pembangunan bukan hanya terjadi di Bali Sadar Utara Saja, melainkan hampir di semua pelosok Waykanan, hal itu diduga dikarenakan uangnya habis terkuras dengan penanganan Covid-19 di Waykanan.(sah/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




