78 Panitia Pilkakam Setia Negara Jalani Rapid Test Antigen

78 Panitia Pilkakam Setia Negara Jalani Rapid Test Antigen

Medialampung.co.id - 87 Kampung di Kabupaten Waykanan akan melaksanakan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) serentak pada tanggal 27 Mei  2021 mendatang. 

Tidak ingin menjadi Kambing hitam sebagai penyebab cluster baru corona di Waykanan, secara maraton dan bergilir semua panitia melakukan persiapan dengan matang termasuk dengan melakukan rapid test Antigen pada semua Anggota panitia, sehingga pada saatnya nanti mereka benar-benar siap menjalankan tugasnya.

Pada Minggu (23/5), Pemerintah Kampung Setia Negara Kecamatan Baradatu bekerja sama dengan Dokter Praktek Mandiri, Dokter Hj. Eka Siswantini, M.KES., mengadakan pemeriksaan kesehatan panitia Pilkakam Setia Negara dan pelaksana pemungutan suara untuk melakukan tes swab antigen. 

Tes swab antigen diikuti oleh 78 orang terdiri dari panitia Pilkakam, KPPS dan linmas juga dihadiri oleh Legino, SH Pejabat kepala kampung dan seluruh aparatur Kampung dan panitia pilkakam di Aula Kampung Setia Negara,

“Pada proses pilkakam nanti Panitia kampung akan memfasilitasi peralatan protokol kesehatan (prokes) seperti, tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker, dan bilik suara,” tegas Pj. Kakam Setia Negara, Legino, SH.

Masih menurut Gino (panggilan akrabnya), rapid test Antigen menjadi salah satu dari 12 aturan baru dalam pilkakam di tengah pandemi. Selain rapid test antigen, panitia juga memakai alat pelindung diri (APD), penyediaan sarung tangan sekali pakai dan TPS harus disemprot desinfektan secara berkala.

“Selain panitia, pemilih juga diwajibkan memakai masker, harus menjaga jarak fisik dengan orang lain, serta mencuci tangan sebelum dan sesudah mencoblos di tempat yang disediakan. Pemilih juga wajib menjalani pengukuran suhu tubuh saat masuk TPS. Jika ada pemilih yang bersuhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celcius, panitia telah menyiapkan bilik khusus bagi pemilih tersebut. Pemilih juga dilarang berkerumun dan kontak fisik selama di TPS,” imbuh Legino.

Diterangkan, hingga Minggu (23/5), belum diketahui secara pasti berapa panitia yang dinyatakan reaktif, selain dari Panitia Pilkakam di Negeri Besar yang langsung dinonaktifkan dan diisolasi mandiri.

Kepala Dinas PMK Waykanan Ixuan Akhmadi, S,Sos menyatakan, bila saat dilakukan rapid test antigen terdapat yang dinyatakan reaktif, maka panitia tersebut akan langsung dinonaktifkan, karena pulkam harus tetap dilanjutkan.(wk1/mlo)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: